Reaksi Ganjar saat Namanya Dicatut Oknum LSM untuk Pengurusan Izin Usaha

Antara, Wisnu Wardhana ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 20:15 WIB
Reaksi Ganjar saat Namanya Dicatut Oknum LSM untuk Pengurusan Izin Usaha

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kanan) saat sidak ke Kantor (DPMPTSP) Jateng di Semarang. (Foto: iNews.id/Wisnu Wardhana)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencak-mencak setelah mengetahui namanya dicatut oknum biro jasa sekaligus lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mencari kemudahan saat mengurus perizinan usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng.

Hal tersebut diketahui Ganjar saat melakukan inspeksi mendadak pelayanan perizinan di Kantor DPMPTSP Provinsi Jateng, di Semarang, Selasa (14/5/2019).

Saat menyapa dan melihat kinerja pegawai, khususnya di meja pelayanan utama, tiba-tiba Ganjar didatangi dua orang yang kemudian dengan nada tinggi mengatakan bahwa perizinan di DPMPTSP harus ada diskresi atau kebebasan pejabat mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi yang dihadapi.

Mereka mengaku sudah beberapa kali datang ke kantor DPMPTSP, namun belum juga urusannya rampung dan mengatakan kepada Ganjar mestinya komunikasi pengurusan perizinan antara pusat dan daerah harus sinkron.

Mendengar hal tersebut, Ganjar langsung mencecar mereka dengan rentetan pertanyaan dan diketahui ternyata mereka dari biro jasa yang sekaligus LSM yang tengah mengurus perizinan perusahaan untuk pengambilan air tanah.

Ganjar lantas menggiring dua lelaki tersebut dan menyuruh salah satunya untuk mengecek riwayat proses perizinan yang telah diurus di komputer.

BACA JUGA: Namanya Dicatut dalam Kasus Mafia Bola, Ini Komentar Kapolda Jateng

Setelah ditunggui beberapa saat, Ganjar justru melihat keduanya yang salah satunya diketahui bernama Ulin Yusron itu kebingungan dan tampak beberapa kali menelpon.

“Mas, kalau tidak tahu, tidak bisa ya jangan emosi dulu. Kalem dulu, mental LSM-nya disimpan dulu dan jadilah warga biasa. Sampeyan ini biro jasa, calo jangan asal nyuruh untuk diskresi dong. Ada aturannya Mas," kata Ganjar dengan nada meninggi.

Sempat dibilang tidak ada sinkronisasi dengan pelayanan di pusat atau Menko Perekonomian, Ganjar juga langsung meminta salah satu pegawai DPMPTSP untuk menelpon call center untuk perizinannya.

Ternyata persoalannya adalah data yang diajukan perusahaan untuk kepengurusan pengambilan air tanah belum lengkap sehingga dengan demikian, Ganjar berharap agar semua perusahaan mengurus segala perizinannya sendiri tidak lewat calo.

"Ternyata di perizinan itu banyak perusahaan yang menggunakan biro jasa. Biro jasanya ternyata LSM, gayanya adalah protes marah-marah. Seperti ini tidak bisa, maka saya sampaikan kepada para pengusaha kalau mau ngurus izin seperti ini datang langsung saja, urus sendiri saja, kami akan bantu sepenuhnya," ujarnya.

Ganjar memastikan dirinya tidak bakal mengirim orang untuk mengurus perizinan usaha tanpa diketahui pimpinan dinas, terlebih dengan marah-marah.


Editor : Kastolani Marzuki