Residivis Perempuan Pembobol Rumah Kembali Diamankan Polisi di Kendal

Eddie Prayitno ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 15:19 WIB
Residivis Perempuan Pembobol Rumah Kembali Diamankan Polisi di Kendal

Sri Mulyati, residivis pembobol rumah di Kendal tertangkap warga, Selasa (8/10/2019). (Foto" iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Residivis perempuan pembobol rumah diamankan polisi saat beraksi di sebuah rumah di Desa Banyu Urip, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (8/10/2019) siang. Pelaku sempat sempat menjadi bulan-bulanan massa yang geram dengan aksinya.

Sri Mulyati, warga penjor Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal kembali membobol rumah,padahal baru saja keluar dari penjara dua bulan lalu. Kali ini, pelaku masuk rumah Rohmi (70) melalui jendela samping rumah korban.

Pelaku masuk ke dalam kamar sembari mengacak-acak almari korban. Saat kejadian, Rohmi berada di belakang rumah sehingga tidak mengetahui ada maling di kamarnya.

“Pelaku belum sempat mencuri apa-apa,” kata Rohmi.

BACA JUGA: Beraksi saat Mabuk, 4 Pembobol Rumah di Cirebon Tertangkap Polisi

Aksi pelaku justru dipergoki anak korban yang melihat pelaku sudah berada di dalam rumah. Pelaku lantas dipertemukan dengan Rohmi yang tentu saja tidak mengenal pelaku.

Saat ditanya, jawaban pelaku berbelit-belit seperti hanya akan membeli bakso, sementara rumah Rohmi tidak berjualan bakso, hingga akhirnya diteriaki maling. pelaku sempat dihajar warga.

Beruntung lokasi berada dekat dengan balai desa yang kebetulan ada petugas Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) yang bertugas. Pelaku sempat dibawa ke balai desa, sebelum diamankan ke Mapolsek Pegandon, Kec. Pegandon, Kabupaten Kendal untuk dimintai keterangan.

Menurut tetangga korban, Suwito, pembobolan rumah sudah terjadi sebelumnya, Sabtu (5/10/2019). Rumah yang dibobol sedang kosong karena pemiliknya kerja.

“Yang dicuri surat-surat penting,” katanya.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Polisi Tangkap Maling Pembobol Rumah di Medan

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pegandong, Aiptu Parno Kristanto mengatakan pelaku sebelumnya pernah dipenjara dengan kasus yang sama selama dua tahun delapan bulan.

“Jadi pelaku ini sudah sering keluar masuk penjara, terakhir baru keluar Agustus. Di Polsek sini sudah tiga kali diamankan,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah