Rumah Juragan Sembako di Banyumas Disatroni Rampok, Ratusan Juta Raib

Saladin Ayyubi ยท Kamis, 04 Januari 2018 - 18:37 WIB
Rumah Juragan Sembako di Banyumas Disatroni Rampok, Ratusan Juta Raib

Lubang besar yang digunakan kawanan perampok untuk masuk ke rumah juragan sembako di Banyumas. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id - Kawanan perampok bersenjata api beraksi di sebuah rumah milik seorang pengusaha sembako di Banyumas, Jawa Tengah. Perampok menggasak sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya sebuah mobil Toyota Yaris, uang tunai Rp50 juta dan empat buah ponsel. Diduga kawanan perampok ini adalah pelaku perampokan di wilayah Banyumas dengan modus yang sama beberapa waktu lalu.

Dengan modal senjata api dan senjata tajam, kawanan perampok tersebut menyatroni rumah milik Haryono, seorang pengusaha sembako yang berada di Jalan Kertawibawa, Kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat, Banyumas, Kamis (4/1/2018) dini hari tadi. Untuk masuk ke dalam rumah, kawanan perampok ini membuat lubang di tembok pagar rumah korban.

Setelah berhasil melobangi tembok, kawanan perampok ini menggasak sejumlah barang berharga milik korban. Satu unit mobil Toyota Yaris dengan nomor polisi R 8853 PH, milik korban pun raib digasak rampok. Tak cuma sampai di situ, para perampok ini juga mengikat suami istri pengusaha ini beserta keempat orang anaknya. Selain diikat dengan tali, korban juga dilakban pada bagian mulutnya agar tidak berteriak.

Kawanan perampok ini pun dengan leluasa menggasak barang berharga milik korban yang sudah tidak berdaya itu. Salah seorang korban yang enggan disebutkan namanya mengatakan, salah seorang perampok sempat memintanya agar jangan menangis saat disekap. Pelaku tersebut berbicara dengannya menggunakan bahasa Jawa halus.

Kapolsek Purwokerto Barat, AKP Susato mengatakan, komplotan rampok tersebut masuk ke rumah melalui tembok pagar kemudian keluar melalui pintu gerbang dengan mobil hasil rampokan. “Kerugian sementara yang diketahui yaitu uang Rp50 juta, empat unit ponsel dan mobil yang digunakan untuk melarikan diri,” ucapnya.

Susanto juga membenarkan bahwa korban sempat disekap oleh para pelaku yang ebrjumlah lebih dari tiga orang tersebut. “Seluruh korban baik laki-laki maupun perempuan diikat dan mulutnya ditutup menggunakan lakban,” ucapnya.

Polisi mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat perkara kejadian. Dari lokasi kejadian, polisi mendapati kondisi tembok pagar rumah korban berlubang cukup besar. Selain itu, polisi juga mengumpukan beberapa benda yang bisa dijadikan petunjuk kasus ini.

Diduga kawanan perampok ini adalah pelaku perampokan di wilayah Banyumas beberapa waktu lalu. Apalagi modus perampokannya cenderung sama dengan perampokan sebelumnya. Akibat dari kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian hampir Rp200 juta. Kini polisi masih memburu kawanan perampok yang kabur menggunakan mobil hasil kejahatannya tersebut.


Editor : Himas Puspito Putra