Sakit Hati Dipecat, Mantan Kepala Kantor Pos di Cilacap Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah

Heri Susanto ยท Jumat, 11 Oktober 2019 - 23:30 WIB
Sakit Hati Dipecat, Mantan Kepala Kantor Pos di Cilacap Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah

Pelaku pencurian uang di kantor pos di Cilacap Jateng. (Foto: iNews.id/Heri Susanto)

CILACAP, iNews.id - Mantan kepala kantor pos di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) nekat mencuri uang di kantornya lantaran sakit hati dipecat dari pekerjaanya. Sidik jari yang tertinggal di lokasi menjadi kunci utama penangkapan tersangka.

Sujarno (51) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap usai menggasak brangkas di Kantor Pos Cabang Sidareja, Cilacap, Jateng. Sebelumnya warga Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap ini dipecat dari jabatanya setelah melakukan penggelapan uang perusahaan senilai Rp100 juta.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka nekat memanjat pagar, membongkar dan menguras isi brangkas sendirian. Pelaku berhasil menggondol uang ratusan juta dan ribuan lembar materai. Polisi menyita jutaan rupiah sisa hasil kejahatanya serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku menjalankan aksinya. Sementara materai sudah terlanjur dijual tersangka.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Residivis Pencurian di Kulonprogo, Tetangganya Selalu Jadi Target

Uang hasil kejahatan ini digunakan tersangka untuk membayar hutang tersangka selama menjabat serta memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan tersangka sudah mengetahui seluk beluk kantor pos. Termasuk jam berapa kosong dan jam berapa sekuriti tidak di tempat.

“Pelaku yang sudah 25 tahun bekerja di kantor pos, dan melakukan pencurian hanya untuk membayar hutang-hutang selama dia menjabat,” kata Djoko, di Cilacap, Jumat (11/10/2019).

BACA JUGA: Pencurian 2 Motor di Rumah Warga Medan Terekam CCTV, 1 Pelaku Wanita

Sujarno mengaku baru beberapa bulan dipecat dari pekerjaannya. Dia mengaku memanjat pagar belakang kantor dan masuk melalui pintu samping yang tidak ada penjaganya, dan kamera CCTV sudah lama mati.

“Hutang selama saya menjabat ada seratus juta,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah