Sekolah Kebanjiran, Siswa di Pekalongan Dipulangkan Lebih Awal

Suryono ยท Sabtu, 02 Desember 2017 - 10:19 WIB
Sekolah Kebanjiran, Siswa di Pekalongan Dipulangkan Lebih Awal

Sejumlah siswa di SMPN 12 Pekalongan dipulangkan lebih awal lantaran sekolah mereka kebanjiran. (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Sebanyak 38 sekolah mulai dari SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi IAIN Pekalongan tergenang banjir, Sabtu (02/12/2017). Akibat banjir ini, aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah diliburkan. Namun demikian, sejumlah sekolah tetap beraktivitas seperti biasa karena tengah melaksanakan ulangan persiapan tes akhir semester.

Seperti yang terjadi di SMP Negeri 12 Kota Pekalongan. Siswa yang sudah masuk terpaksa dipulangkan lantaran kondisi sekolah tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar-mengajar. Seluruh ruangan, mulai dari halaman, selasar, ruang guru, ruang kelas kebanjiran hingga sekitar 30 sentimeter.
 
Ruang laburatorium komputer juga turut menjadi korban air bah. Puluhan unit komputer di sekolah ini pun ikut rusak. Sebagian hangus karena kabel listriknya terendam.

Siswa mengaku sedih dengan kondisi sekolah yang terendam banjir. Apalagi saat ini sedang ulangan persiapan akhir semester. Mereka berharap, banjir segera mereda sehingga pembelajaran tak terganggu.

“Kami sangat sedih  dengan kondisi banjir ini , karena semua basah dan tak bisa belajar. Apalagi sekarang mulai banyak ulangan untuk persiapan test akhir semester,” kata Nisa, salah seorang siswi SMP Negeri 12 Pekalongan.

Kepala SMP Negeri 12 Pekalongan, Endang Sunaryati menyebutkan, hari ini kegiatan belajar mengajar ditiadakan karena kondisi ruangan tidak memungkinkan.
 
“Hari ini memang pelajaran hanya dua jam dan pas ada kegiatan kebersihan. Karena  seluruh ruangan terendam  siswa dibebaskan tidak ada pelajaran,” ucapnya.
 
Sejumlah sekolah lain yang terendam di kota Pekalongan di antaranya SD Dukuh, SD  Panjang 4, SMPN 10, SMPN  7, SMAN  2, SMKN 1, SMKN 3 dan beberapa sekolah lainnya.
 
Kondisi banjir di Pekalongan saat ini masih tinggi. Dikhawatirkan dampak banjir akan lebih besar lagi lantara curah hujan masih lebat.

Ratusan warga hingga kini masih mengungsi di sejumlah titik. Seperti di kantor Kecamatan Pekalongan Utara, Rumah Susuk Krapyak, Kantor Kelurahan Bandengan, masjid dan musala.

Banjir  merendam sejumlah desa dan kelurahan di kota dan kabupaten Pekalongan. Di Kabupaten Pekalongan banjir air pasang merendam sejumlah desa seperti Desa Karangjompo,Tegaldowo, Mulyorejo, dan Jeruksari.

Sementara di Kota Pekalongan banjir merendam Kelurahan Tirto, Kelurahan Pasir, Kamat Kraton, Padukuhan Kraton, Bandengan, Panjang Wetan, Kandang Panjang, dan Panjang Baru Pekalongan Utara.


Editor : Himas Puspito Putra