Selfie Bareng Artis Caleg, Sekdes di Kendal Kena Tegur Panwascam

Eddie Prayitno ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 05:03 WIB
Selfie Bareng Artis Caleg, Sekdes di Kendal Kena Tegur Panwascam

Sekdes Ngampel Kulon, Kendal, Ratna Elistiawati saat dipanggil Panwascam Ngampel. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

KENDAL, iNews.id – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Ngampel Kendal, Jawa Tengah memanggil dan memeriksa Sekretaris Desa (Sekdes) Ngampel Kulon, Ratna Elistiawati setelah dilaporkan berfoto dengan artis yang menjadi calon anggota legislatif (caleg).

Pemanggilan terhadap Ratna Elistiawati itu dilakukan lantaran dia didatangi artis yang juga Caleg DPR Ahmad Aldy Faruz di rumahnya. Tidak cukup itu, Ratna dan Fairuz pun foto bareng bersama warga.

"Kami telah klarifikasi Carik (Sekdes) Ngampel Kulon Ratna Elistiawati, dia  menyesel atas tindakannya. Dikatakan ia berfoto bareng  Aldy Fairuz saat datang di rumahnya karena merupakan  teman kuliah dulu di Jakarta,” ujar Ketua Panwaslu Ngampel Muh Nasro, Selasa (9/10/2018).

Nasro mengatakan, Ratna tidak sendirian, bersamanya juga ada perangkat desa lainnya, yakni Winong Zamzudi yang melakukan tindakan serupa di rumahnya. "Zamzudi juga sudah mengakui perbuatannya dan membuat surat pernyataan pula," kata Nasro.

Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kendal Ubaidillah yang hadir supervisi proses klarifikasi melontarkan pendapatnya.  "Tindakan yang dilakukan Ratna dan Zamzudi sudah menjurus pidana Pemilu tentang netralitas perangkat desa yang diancam bui dan denda. Namun hasil klarifikasi belum cukup kuat disimpulkan sebagai dugaan tindak pidana," kata Ubaidillah.

"Sudah sepatutnya Panwaslu Ngampel memberikan teguran. Yang bersangkutan juga sudah bikin pernyataan bermaterai," terang Ubaidillah.

Kordiv Pengawasan Panwaslu Ngampel Muh Mukhson mengatakan, ikhwal sekdes foto bareng caleg didapat dari informasi di media sosial. "Kami dapat informasi awal dari gambar yang diunggah di media sosial. Di situ ada gambar caleg pusat dan perangkat desa sini. Lalu kami telusuri, dilanjut klarifikasi. Akhirnya diperingatkan dan membuat pernyataan menyesali perbuatannya," kata Mukhson.

 


Editor : Kastolani Marzuki