Selidiki Kasus River Tubing, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian SOP

Sindonews, Angga Rosa ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 09:12 WIB
Selidiki Kasus River Tubing, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian SOP

Empat peserta tubing tewas terseret arus Kali Gono, Kabupaten Magelang, Jateng. (Foto: Dok.SINDONews)

MAGELANG, iNews.id - Polisi masih menyelidiki dugaan kelalaian dalam musibah banjir bandang di Kali Gono Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Insidien ini menimpa 15 orang wisatawan saat mengikuti river tubing pada Rabu (13/3/2019).

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pemandu river tubing dari Little Ubud River Tubing, Magelang, Jawa Tengah.

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, belum bisa memberikan keterangan terkait dugaan ada tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan empat peserta river tubing tewas setelah hanyut terseret arus banjir bandang hingga satu kilometer.

BACA JUGA: 4 Peserta Tubing Kali Gono Magelang Ditemukan Tewas

"Kami masih memintai keterangan pemandu tubing. Pemeriksaannya meliputi SOP (standar operasional prosedur), aspek keselamatan dan perizinan," kata Kapolres Yudianto kepada wartawan, Kamis (14/3/2019).

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Djohari Somad menjelaskan, 15 orang korban tersebut sebelumnya mengikuti mengikuti acara DPD ASPPI di Yogyakarta pada 10-12 Maret 2019.

Setelah acara selesai, mereka memperpanjang tinggal di Yogyakarta dan mengikuti wisata tambahan di Little Ubud River Tubing Magelang

BACA JUGA: 5 Peserta Tubing Tewas Hanyut di Kali Gono Candimulyo Magelang

"Pada pukul 14.00 WIB mereka memulai aktivitas river tubing dan terjadi banjir bandang. Sebanyak 11 orang peserta selamat, sedangkan 4 orang meninggal dunia," kata dia.

Tiga korban meninggal dunia yakni Tantri Aristiawati, Yully Wu, Sisicilia Mantjoeng merupakan anggota DPD ASPPI DKI Jakarta. Satu lagi korban, Datin Hanisa merupakan warga negara asing (WNA) Malaysia.

"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada kekuarga korban atas musibah yang menimoa sahabat-sahabat kami," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal