Sepekan, Warga Kandangserang Terisolasi akibat Jalan Tertutup Longsor

Suryono ยท Minggu, 21 Januari 2018 - 18:25 WIB
Sepekan, Warga Kandangserang Terisolasi akibat Jalan Tertutup Longsor

Anggota Koramil Kandangserang dibantu petugas BPBD bekerja bakti membersihkan material longsor yang menutupi jalan desa. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Warga Dukuh Kembang, Desa Bodas dan Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sudah sepekan ini terisolasi akibat jalan utama antardesa tertimbun longsor.

Longsor terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan deras awal pekan lalu. Longsor pertama terjadi pada Senin (8/1/2018 ) dan longsor susulan pada Selasa (16/1/2018 ) yang mengakibatkan jalan sepanjang 150 meter tak bisa dilewati kendaraan akibat tertutup material tanah dan batu.

Untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, sejumlah anggota TNI dari Koramil Kandangserang bersama anggota Polres Pekalongan, petugas BPBD dan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan material yang menutupi badan jalan, Minggu (21/1/2018).

Danramil Kandangserang Kapten Inf Imam Subechi, menjelaskan kegiatan tersebut bersifat sementara agar jalan bisa dilalui kendaraan untuk sementara karena tidak adanya alat berat yang memadai.

"Kegiatan ini dilaksanakan hanya sifatnya sementara saja, untuk membuka jalan agar bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan bermotor, karena alat yang kurang mendukung sehingga hasilnya kurang maksimal dan kita membutuhkan alat berat untuk membuka jalan ini agar bisa normal seperti sedia kala," ujarnya.

Kepala Desa Bodas Buang Wijaya dan Kepala Desa Klesem Suyati bersepakat akan menyampaikan permohonan kepada Bupati Pekalongan untuk mendatangkan alat berat.

"Guna melanjutkan pembersihan longsoran tanah yang jumlahnya cukup banyak dan apabila terjadi hujan terus menerus dimungkinkan akan terjadi susulan tanah longsor maka kami akan memohon kepada Bupati agar segeta mendatangkan alat berat agar jalan bisa segera kembali normal," kata Buang.


Editor : Kastolani Marzuki