Siswa SMA Semesta Semarang Raih Medali Emas Olimpiade Informatika di Azerbaijan

Kristadi ยท Jumat, 16 Agustus 2019 - 13:09 WIB
Siswa SMA Semesta Semarang Raih Medali Emas Olimpiade Informatika di Azerbaijan

Abdul Malik Nurrokhman, siswa SMA Semesta Semarang yang meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Informatika Internasional di Azerbaijan. (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Pendiam dan fokus dalam belajar. Itulah sifat Abdul Malik Nurrokhman, siswa SMA Semesta Semarang yang meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Informatika Internasional di Azerbaijan.

Prestasi yang diukir Abdul Malik ini bukan yang pertama kalinya. Pada 2018 lalu, remaja 17 tahun itu sukses medali perak pada ajang Olimpiade Informatika Internasional di Jepang. Abdul Malik Nurrokhman juga sudah lulus dan diterima di Fakultas MIPA UGM Yogyakarta.

Ditemui di rumahnya, Abdul Malik yang biasa disapa Ano ini menuturkan, saat lomba di Olimpiade Informatika Internasional di Azerbaikan, dirinya bersama 330 peserta lain diuji dengan enam pertanyaan atau soal selama dua hari.


BACA JUGA: Berprestasi, 35 Pelajar SMA Labschool Jakarta Ikuti Harvard MUN 2019


Pada hari pertama, Ano harus menyelesaikan tiga soal dengan durasi lima jam. Kemudian, pada hari kedua ada tiga soal lain dengan durasi waktu yang sama.

Dari total enam pertanyaan yang diajukan tersebut dua soal dapat diselesaikan oleh Amo dengan nilai penuh dan empat pertanyaan dapat nilai parsial. “Dari enam soal tersebut, saya mengalami kesulitan pada materi sky walk,” katanya, Kamis (15/8/2019).

Ano mengatakan, dari puluhan peserta yang mengikuti lomba, peserta dari Rusia dan Taiwan yang patut diwaspadai. Selain dapat menyelesaikan soal, mereka juga dapat mengumpulkan banyak medali emas.

Dia berharap, pada ajang lomba tahun depan peserta dari Indonesia harus mempersiapkan diri agar dapat mengukir prestasi melebihi dirinya bersama teman-teman tahun ini.

Kepala SMA Semesta Semarang, Didin Sopandi mengatakan, Abdul Malik Nurokhman merupakan murid sarat prestasi di sekolahnya.

“Dari kelas IX, Abdul Malik ini sudah menonjol di semua mata pelajaran. Khususnya komputer dan matematika. Bakat tersebut lantas dikelola oleh pihak sekolahan dengan bimbingan mata pelajaran khusus untuk mengikuti berbagai ajang lomba,” katanya.

Prestasi tersebut tidak hanya membanggakan kedua orang tuanya, Sutarjo dan Mugi Sunaryati, namun juga bangsa Indonesia. Sebab, tepat di Hari Kemerdekaan ke-74 RI ini, remaja kelahiran Purworejo 4 Februari 2002, bersama tiga siswa lain asal Yogyakarta, Bandung dan Jakarta mempersembahkan satu medali emas, dua perak dan satu perunggu dalam ajang lomba olimpiade informatika internasional.


Editor : Maria Christina