Siswa SMP Tewas Usai Dipukul Teman Sekolah di Purwodadi, Polisi Amankan 2 Orang

Rustaman Nusantara ยท Rabu, 18 September 2019 - 18:00 WIB
Siswa SMP Tewas Usai Dipukul Teman Sekolah di Purwodadi, Polisi Amankan 2 Orang

Jenazah Dimas Angga Prasetya (13), pelajar kelas 2 SMP Negeri 4 Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, yang tewas setelah dipukul teman sekolahnya dimakamkan, Rabu (18/9/2019). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id – Kasus tewasnya Dimas Angga Prasetya (13), siswa kelas 2 SMP Negeri 4 Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), setelah dipukul teman sekolahnya, Selasa (17/9/2019), masih ditangani kepolisian setempat. Polisi telah mengamankan dua siswa yang diduga memukul korban.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Polres Grobogan, kedua orang yang diamankan berinisial AS dan YP. Keduanya diamankan dari rumah masing-masing ke Mapolres Grobogan, pada Selasa malam. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan.

AS merupakan teman satu sekolah Dimas yang diduga memukulnya. AS turut dibantu temannya YP yang berbeda sekolah. Diduga, AS dendam atas sikap dan ejekan korban sehingga sengaja menghadang Dimas di jalan bersama temannya YP. Korban yang dipukul di bagian wajah dan dada terjatuh dari motor dan luka-luka. Korban sempat dilarikan ke puskesmas, namun tewas dalam perjalanan.


BACA JUGA: Pelajar SMP Tewas Usai Dipukul Teman Sekolahnya di Purwodadi Grobogan


Guru Bimbingan Penyuluhan SMP Negeri 4 Purwodadi, Arif Wahyudi, menjelaskan, Dimas dan AS teman satu kelas. Para guru yang mengetahui kejadian itu kaget. Mereka tidak menyangka kejadian yang berawal dari saling ejek dan bercanda antara Dimas dan AS di dalam kelas, akan berujung maut.

“Keduanya anak ayang baik, Dimas dan temannya. Selama ini baik korban dan temannya enggak pernah terlibat perkelahian, enggak pernah terjadi apa-apa. Makanya kami kaget dengan kasus ini,” kata Arif.

Arif juga mengatakan, selama dua tahun belajar di SMP Negeri 4 Purwodadi, Dimas dikenal anak yang baik dan periang. Dimas cepat membaur dan suka bercanda dengan teman-teman sekelas.

Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan di Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Rabu siang. Tangis histeris keluarga mewarnai prosesi pemakaman pelajar SMP itu.

Nenek dan kedua orang tua Dimas, seketika pingsan ketika jenazah Dimas tiba di rumah duka. warga langsung mengevakuasi Sutiyo, ayah korban, yang baru saja turun dari mobil ambulans ke dalam rumah. Sementara ibu korban yang memaksa mendekat ke peti jenazah anak keduanya itu juga tak kuasa menahan sedih hingga akhirnya pingsan.

Saat ini keluarga korban mengaku ikhlas dengan kematian Dimas. Keluarga memang syok mengetahui Dimas tewas setelah dipukul teman sekolahnya. Namun, mereka menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Polres Grobogan. “Kami ikhlas. Soal proses hukum, kami serahkan kepada polisi,” ujar kakek korban, Pardi.


Editor : Maria Christina