Sumur Warga Mengering, Warga Kaliwungu Kendal Bergantung Bantuan Air Bersih

Eddie Prayitno ยท Jumat, 13 September 2019 - 11:04 WIB
Sumur Warga Mengering, Warga Kaliwungu Kendal Bergantung Bantuan Air Bersih

Bantuan air bersih kepada warga Kendal. (Foto: iNews/Eddie Prayitno).

KENDAL, iNews.id – Warga di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), mengalami krisis air bersih. Masyarakat hanya bergantung bantuan air dari pemerintah daerah (pemda) dan instansi lainnya.

Kondisi ini dialami masyarakat di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu. Menurut warga, bantuan datang dua sekali dalam satu pekan. Namun dropping air bersih ke desa sebenarnya belum mencukupi kebutuhan warga.

"Karena sumur kami benar-benar sudah kering," kata Jumrotun, warga Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Timur (Jatim), Jumat (13/9/2019).

Menurut dia, warga yang kesulitan mendapat air bersih mau tidak mau harus berjalan jauh sedikit untuk meminta air di desa tetangga. Bila mendesak, mereka terpaksa membelinya.

Jumrotun mengatakan, sumur di desanya sudah kering sejak tiga bulan terakhir. Alasannya, karena kedalaman sumur hanya 12 – 15 meter. Sedangkan di musim kering seperti ini, kedalaman sumur sebaiknya bisa mencapai 20 meter.

"Kami juga berharap pemerintah daerah bisa membantu pengadaan sumur buatan atau bantuan air bersih," ujar dia.

Koordinator relawan PMI, Ahmad Faizin mengatakan, pihaknya mendistribusikan bantuan ke empat titik di wilayah Kaliwungi ini selama dua bulan terakhir. Dalam satu bulan, kata dia, PMI dua kali menyalurkan bantuan air ke warga.

"Kapasitasnya 12.000 liter air bersih," ujar dia.

Dia mengakui, banyak warga yang meminta dropping air bersih sesuai kebutuhan mereka. Namun PMI memiliki keterbatasan dalam waktu peminjaman mobil tanki.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal