Sungai Meluap, Ribuan Rumah di Kaligawe Semarang Dilanda Banjir

Sukmawijaya ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 21:25 WIB
Sungai Meluap, Ribuan Rumah di Kaligawe Semarang Dilanda Banjir

Banjir menutupi Jalan Raya Sawah Besar akibat luapan Sungai Banjir Kanal Timur di Semarang, Jateng, Sabtu (8/12/2018). (Foto: iNews/Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id – Ribuan rumah di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), dilanda banjir menyusul meluapnya Sungai Banjir Kanal Timur di wilayah Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Sabtu (8/12/2018). Warga panik karena tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Video amatir warga menunjukkan detik-detik sungai di wilayah Kecamatan Gayamsari, meluap pada Sabtu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB tadi. Derasnya arus banjir mengganggu lalu lintas. Luapan Sungai Banjir Kanal Timur juga menutup seluruh Jalan Raya Sawah Besar.

Selain merendam jalan raya, banjir merendam permukiman warga. Tidak lama kemudian, banjir pun meluas ke perkampungan di kawasan area sawah besar. Derasnya air bercampur lumpur membuat warga panik karena terjebak di dalam rumah.

BACA JUGA:

Banjir Bandang Terjang Puluhan Rumah Penduduk di Kebumen

4 Orang Tewas dan 236 Mengungsi Akibat Banjir Longsor di Pacitan

Menurut warga setempat, banjir datang secara mendadak akibat meluapnya Sungai Banjir Kanal Timur. Warga menduga gunungan tumpukan sampah di Jembatan Kaligawe Semarang mengakibatkan air sungai tidak dapat mengalir hingga meluap menerjang permukiman penduduk.

Warga pun tidak menduga permukiman mereka akan dilanda musibah itu lantaran pada Jumat (7/12/2018) juga tidak ada banjir. “Cepat sekali kejadiannya. Kami nggak sempat menyelamatkan barang-barang penting,” kata warga, Agus.

Selain karena sampah, banjir juga disebabkan kiriman debit air dari hulu sungai di wilayah Kabupaten Semarang. “Ini banjir kiriman, tahu-tahu air meluap seperti ini, padahal kemarin aman-aman aja, enggak ada banjir,” kata warga lainnya, Imam.

Selain banjir kiriman, meluapnya Sungai Banjir Kanal Timur akibat sedimentasi sungai yang tinggi sehingga tidak mampu menahan debit banjir. Akhir tahun ini, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana baru akan menormalisasi sungai. Namun, sebelum proyek normalisasi selesai, banjir sudah melanda kawasan setempat.

Banjir di Kaligawe mulai surut menjelang Sabtu siang. Dinas Pekerjaan Umum Semarang kemudian mendatangkan alat berat untuk menambal sementara tanggul Sungai Banjir Kanal Timur dan mengeruk tumpukan sampah yang menghadang arus air.


Editor : Maria Christina