Tak Ikut Upacara Hari Pancasila, 22 ASN di Batang Jateng Dihukum Bersihkan Got

Suryono ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 12:46 WIB
Tak Ikut Upacara Hari Pancasila, 22 ASN di Batang Jateng Dihukum Bersihkan Got

Para ASN saat membersihkan saluran air di sekitar lingkungan Pemkab Batang lantaran tak ikut Upacara Hari Lahir Pancasila. (Foto: iNews/Suryono)

BATANG, iNews.id – Sedikitnya 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani hukuman baris berbaris dan membersihkan saluran air (got) di sekitar lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah. Mereka disanksi atas sikap indisipliner lantaran tidak mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni silam.

"Mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila sudah menjadi kewajiban semua ASN karena kita harus banyak bersyukur mendapatkan gaji dari negara. Namun kenapa hanya diperintah ikut upacara saja tidak hadir," ujar Bupati Batang Wihaji, Jumat (14/6/2019).

Bupati mengungkapkan, zaman sekarang berbeda dengan dengan saat lahirnya Pancasila. Ketika itu para pahlawan beperang untuk membela bangsa. Saat ini zaman sudah merdeka. Sebagai ASN, dituntut menjadi contoh yang baik untuk masyarakat.


"Pemkab memiliki aturan sehingga kami memberi tindakan tegas yang dibuktikan dengan pemberian sanksi atau hukuman kepada ASN yang tidak ikut upacara," katanya.

BACA JUGA: Ditinggal Pelesir Bupati ke Inggris, Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro Ditunda

Bupati menuturkan, telah menindaklanjuti pelanggaran indispliner dengan menyerahkannya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk hukuman administrasi. Baik itu menyangkut pengurangan atau pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP), yang berlaku bagi ASN tidak ikut apel.

“Sanksi ini diberikan untuk memberikan efek jera agar lebih disiplin karena kami ingin menaikkan kecepatan kinerja ASN," tutur Wihaji.

Seorang ASN DPPKAD Suroso yang mendapat sanksi mengatakan, ketidakhadirannya lantaran tak menerima surat perintah mengikuti upacara. Di mana surat perintah tersebut telah direvisi sebanyak dua kali.

"Surat perintah pertama upacara hanya diperuntukkan untuk jabatan Kasi dan Kabid. Kemudian ada perubahan agar dikuti semuanya, tapi saya tidak tahu dan mohon maaf saya salah," kata Suroso.

Kepala BKD Batang Supardi menjelaskan, ASN yang tidak mengikuti upacara totalnya sebanyak 32 orang. Namun pemberian sanksi ini diberikan kepada 22 ASN.

"Dari 32 ASN yang tak ikut upacara, 22 orang ini tanpa keterangan. Sisanya memiliki alasan sakit, ada juga ikut upacara tapi tidak absen namun sudah memberikan bukti foto. Ada juga tidak ikut karena tugas dinas mengaspal jalan," ujarnya.

Dia menambahkan, 22 ASN yang tidak mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila tanpa keterangan dihukum mengikuti Peraturan Baris Berbaris (PBB). Sementara 10 lainnya yang memiliki keterangan tetapi terlambat menyerahkanya dihukum membersihkan got.


Editor : Donald Karouw