Tak Terima Diminta Ceraikan Istri, Menantu Bunuh Mertua di Kendal

Eddie Prayitno ยท Minggu, 08 September 2019 - 13:56 WIB
Tak Terima Diminta Ceraikan Istri, Menantu Bunuh Mertua di Kendal

Petugas bersama warga saat mengevakuasi jenazah Ponijan (57), korban pembunuhan. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Pembunuhan sadis menggemparkan warga Nolokerto, Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi. Seorang menantu tega menghabisi nyawa mertuanya lantaran kesal korban mencampuri urusan keluarganya.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas korban diketahui bernama Ponijan (57). Dia ditemukan terbaring di atas ranjang tidurnya dengan luka di kepala. Sementara pelaku yakni Wahono, diamankan polisi tak lama usai kejadian.

Peristiwa pembunuhan ini terungkap saat anak pelaku diminta ibunya untuk membangunkan korban. Selama ini korban diketahui tinggal seorang diri.

Saat itulah, saksi melihat korban sudah tak bergerak dan berlumuran darah di dalam kamar. Dia langsung memberitahukan kepadanya ibunya. Penemuan mayat ini pun sontak mengejutkan warga yang kemudian berdatangan.


Polisi yang tiba di lokasi kemudian melakukan identifikasi dan olah TKP. Polisi juga menemukan kayu berlumuran darah yang diduga digunakan sebagai alat untuk menghabisi nyawa korban.

Hasil olah TKP dan keterangan keluarga, polisi langsung mengamankan Wahono. Pelaku bahkan sempat hampir diamuk anggota keluarga istrinya yang tak terima atas kejadian tersebut. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Kaliwungu untuk menjalani pemeriksaan.

Pengakuan istri, suaminya memang kerap ringan tangan. Hal itu membuat ayahnya tak menyukai suaminya.

“Orangtua saya tak tega melihat saya sering dipukul suami. Dia memberi nasihat. Seminggu lalu pelaku juga memukul saya dan pergi ke rumah orangtuanya, sejak itu tak pulang,” kata Ria Fidayani, anak korban sekaligus istri dari pelaku.


Dalam pemeriksaan, pelaku Wahono mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku jengkel dan emosi mendengar korban meminta agar menceraikan anaknya.

“Kata-kata itu terngiang-ngiang dipikiran saya. Saya tak mau cerai. Saya ingat anak,” ujar Wahono.

Dia selanjutnya mendatangi rumah korban dan menemukan ada kayu balok di samping rumah. Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar dan menganiaya korban hingga tewas dengan kayu tersebut saat sedang tidur.

“Saya memukulnya tiga kali,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu AKP Akhwan Nadhirin mengatakan, motif sementara pembunuhan karena pelaku kesal mendengar dengan omongan mertua yang meminta dia untuk menceraikan istrinya.

“Sesuai pengakuan pelaku, dia tak terima saat mertua memintanya untuk menceraikan istri. Kasusnya masih kami selidiki,” kata Nadhirin.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jateng di Semarang untuk kepentingam autopsi. Sementara pelaku diamankan di Mapolsek Kaliwungu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Editor : Donald Karouw