Tanggul Kali Bapoh Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

Agus Atha Suharto ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 01:18 WIB
Tanggul Kali Bapoh Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

Sejumlah warga Desa Sinoman, Kabupaten Pati masih bertahan di rumah mereka meski banjir setinggi 50 cm merendam desa tersebut. (Foto: iNews.id/Agus Atha Suharto)

PATI, iNews.id – Ratusan rumah warga di Desa Sinoman, Kecamatan Kota Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terendam banjir, Kamis (10/1/2019) petang.

Banjir terjadi setelah tanggul Kali Bapoh jebol lantaran tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras mengguyur wilayah atas. Ketinggian banjir dipemukiman warga tersebut mencapai lebih dari 50 centimeter (cm).

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga menegglemakna 40 hektare tanaman padi dan memutus akses jalan penghubung desa tersebut. Sejumlah kendaraan yang nekat melintas jalan perkampungan harus rela mendorong kendaraannya lantaran mogok di tengah genangan air.

Kepala Desa Sinoman, Triyono mengatakan, banjir yang menggenangi pemukiman warga tersebut mulai terjadi pukul 17.00 WIB. “Banjir disebabkan oleh jebolnya tanggul Kali Bapoh lantaran tak mampu menahan derasnya debit air dari wilayah pegunungan Muria,” katanya.

BACA JUGA:

Permukiman Warga dan Jalan Muara Teweh-Banjarmasin Digenangi Banjir

Hujan Deras Sejak Semalam, 643 Rumah di Bolmut Terendam Banjir

Menurut dia, tanggul tersebut jebol sepanjang 15 meter, sehingga air dengan cepat meluber dan menggenangi permukiman warga. “Banjir juga merendam sekitar 40 hektare tanaman padi yang berumur 40 hari,” ucapnya.

Kasat Sabhara Polres Pati, AKP Sugino mengatakan, tingginya curah hujan di pegunungan Muria menyebabkan Kali Bapoh tidak mampu menampung debit air yang membuat tanggul jebol. “Ada satu desa terdampak yakni, Desa Sinoman,” ucapnya.

Saat ini, petugas kepolisian, TNI dan relawan mulai disiagakan di desa tersebut. Sebab, hujan masih terus mengguyur wilayah pegunungan Muria, sehingga dikhawatirkan membuat genangan air di permukiman warga makin meninggi.

 


Editor : Kastolani Marzuki