Terduga Teroris di Kudus Ternyata Penjual Ikan Cupang

Antara ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 14:21 WIB
Terduga Teroris di Kudus Ternyata Penjual Ikan Cupang

Ilustrasi penangkapan terduga teroris. (Foto: Dok iNews).

KUDUS, iNews.id - Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Selasa (14/5/2019) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) merupakan penjual ikan cupang dan jasa servis lampu bekas. Namun dia dikenal ramah kepada masyarakat sekitar.

Warga di sekitar rumah terduga teroris AU di Kecamatan Kaliwungu, Toha Maulana mengatakan, kepribadian pelaku cukup baik dengan warga sekitar. Namun dia memang terkesan tertutup.

"Dia juga punya usaha penjualan ikan cupang dan jasa servis lampu bekas di rumahnya," kata dia kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

BACA JUGA: Densus 88 Amankan Terduga Teroris Asal Bekasi di Nganjuk

Toha juga membenarkan adanya penangkapan terhadap UA sekitar pukul 06.30 - 07.00 WIB. Ketika petugas meringkus pelaku, dia sedang berada di warung makan yang kebetulan berdekatan dengan rumahnya.

"Saya memang melihat ada empat orang yang keluar dari mobil hitam dengan plat nomor 'B', kemudian masuk ke rumah UA," ujarnya.

Setelah itu, kata dia, keempat orang tersebut membawa UA masuk ke mobil minibus tersebut. Sedangkan di belakang mobil itu, ada empat kendaraan berukuran kecil.

Adik UA, Aqil mengatakan, saat penangkapan sebenarnya dia masih tertidur. Namun, karena waktu itu ada pembeli yang mengetahuinya, dia pun bercerita ke Aqil kronologi penangkapan kakaknya itu.

"Tanpa memperkenalkan diri atau menunjukkan surat-surat, kemudian bertanya 'siapa yang bernama UA. Setelah UA menjawab, langsung dibawa ke mobil," ujarnya.

Dia mengatakan, kakaknya didatangi enam orang yang semuanya memakai jaket dan masker. Pihak keluarga juga tidak menerima surat penangkapan serta tidak mengetahui kesalahan yang dilakukan UA.

BACA JUGA: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Pasar Sayur Caruban Madiun

"Kakak saya juga sempat minta izin pamit kepada orang tua, namun tidak diizinkan," ujarnya.

Pada Selasa (14/5/2019) malam, kata dia, ada dua orang dari Polda Jateng yang ke datang rumahnya untuk menunjukkan surat penangkapan UA.

Ketika ditanya kesalahan yang dilakukan, kata dia, terkait dugaan pernah ikut latihan fisik di Kabupaten Grobogan. Aqil tak menampik kalau kakaknya pernah ke Kabupaten Grobogan, namun dia tidak tahu pasti aktivitas UA di sana.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal