Tim Gabungan Polda Jateng Kejar Pelaku Bom Palsu di RS Fatma Cilacap

Antara ยท Selasa, 01 Januari 2019 - 17:59 WIB
Tim Gabungan Polda Jateng Kejar Pelaku Bom Palsu di RS Fatma Cilacap

Bom palsu di depan pintu masuk RS Fatma CIlacap membuat panik warga dan keluarga pasien. (Foto: ilustrasi)

SEMARANG, iNews.id – Tim gabungan Polda Jateng dan Polres Cilacap mengejar pelaku teror bom palsu atau fake bomb di depan pintu masuk Rumah Sakit (RS) Fatima tidak jauh dari Markas Polres Cilacap, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan, pengejaran sedang dilakukan tim gabungan sesuai perintah pimpinan. "Kapolda sudah memerintahkan agar kasus ini diselidiki," kata Agus, Selasa (1/1/2019).

Bom palsu yang diletakkan di trotoar pintu masuk RS Fatma Cilacap itu sebelumnya membuat geger dan panik warga serta keluarga pasien rumah sakit tersebut, Selasa  dini hari.

Dari hasil penyelidikan sementara tim Gegana, bom palsu yang dimasukkan dalam kardus itu berisi tiga pipa paralon, kabel berwarna merah dan biru, baterai, 44 buah paku, serta sebuah jam kecil.

Agus Triatmaja mengatakan, pengungkapan dugaan ancaman bom tersebut bermula dari laporan seseorang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Cilacap pada Selasa dini hari.

BACA JUGA:

Geger Temuan Benda Mencurigakan Diduga Bom Dekat Mapolres Cilacap

Paket Mencurigakan Diduga Bom Gegerkan Warga Tanjung Duren

Pemuda yang Guyon Bawa Bom di Bandara Pangkalan Bun Jadi Tersangka

Pelapor yang mengaku sebagai pengunjung RS Fatima tersebut, menemukan sebuah kardus yang tergeletak terbungkus plastik berwarna kuning tergeletak di depan pintu masuk rumah sakit.

"Dari keterangan unit Gegana yang diterjunkan, tidak ditemukan detonator, selain itu juga tidak ditemukan bahan peledak," katanya.

Menurut dia, di dalamnya hanya ditemukan semen putih dan pecahan genting. Selain itu, benda mencurigakan tersebut juga tidak terangkai seperti sebuah bom. "Sementara belum bisa dikatakan sebagai bom, untuk kepastiannya harus menunggu hasil labfor," katanya.

Menurut dia, bom palsu tersebut tidak diletakkan di Mapolres Cilacap. "Bukan di depan mapolres, tetapi di trotoar RS Fatima. Kebetulan letaknya di bersebelahan polres," ujarnya.

 




Editor : Kastolani Marzuki