TKN Jokowi-Ma'ruf Ajak Tokoh Lintas Agama Ciptakan Pilpres Damai

Aditya Pratama ยท Sabtu, 24 November 2018 - 18:49 WIB
TKN Jokowi-Ma'ruf Ajak Tokoh Lintas Agama Ciptakan Pilpres Damai

Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq (lima dari kanan) dalam Dialog Lintas Agama Sasana Harjuno, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (24/11/208). (Foto: istimewa).

KEBUMEN, iNews.id - Potensi keretakan sosial akibat pemilihan presiden dinilai sangat mengkhawatirkan bagi kerukunan umat beragama di Indonesia. Keretakan sosial itu juga berbahaya bagi kehidupan berdemokrasi. Dibutuhkan kesadaran seluruh pihak untuk bersama-sama menghindarinya.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Maman Imanulhaq menuturkan, hasil survei Polmark menunjukkan potensi keretakan sosial pada Pilpres 2014 mencapai 4,3 persen. Untuk menghindarinya, peran tokoh lintas agama sangat diperlukan untuk meredam perpecahan dan menguatkan persaudaraan di tengah kondisi berkembangnya politik identitas, fitnah dan hoaks yang tersebar di masyarakat.

“Pilpres bukan ajang kontestasi semata tapi juga harus menjadi momentum untuk menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Harus jadi ajang adu ide, gagasan dan pikiran bagaimana mewujudkan Indonesia yang lebih baik, mandiri dan berdaulat,” kata Maman saat jadi pembicara dalam Dialog Lintas Agama Sasana Harjuno, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (24/11/208).

BACA JUGA: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Hampir Semua Wilayah

Menurut tokoh muda NU yang dikenal dekat dengan Presiden ke-4 RI almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, semua tokoh agama diharapkan memberikan pendidikan politik terkait pemilu kepada umat masing-masing dengan menekankan penting spirit agama yang penuh kasih, mencerdaskan dan menguatkan nasionalisme.

“Dakwah kebencian yang disuarakan sekelompok kecil orang yang tidak bertanggung jawab harus diantisipasi dengan dakwah kebangsaan. Ini penting untuk mencegah keretakan sosial yang kalau dibiarkan akan menjadikan keadaban dan kesantunan kita menurun," ujarnya.

Acara dialog yang berlangsung hangat itu dihadiri para tokoh agama dari Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu. Tampak hadir para Pemuda Lintas Agama dan GP Ansor NU Kebumen.

Sebelumnya, Maman juga melantik Relawan Laskar Juang Rakyat Indonesia disingkat Lajuri Kebumen. Pelantikan yang sangat meriah itu dihadiri ketum Pusat LAJURI Fauzi Fahrurozie, Tim Kampanye Daerah dan para caleg daerah dari 9 Partai Koalisi Indonesia Kerja.

BACA JUGA: Relawan Jokowi-Ma'ruf Gelar Maulid Nabi di 10 Kota

Mantan anggota DPR dari PKB ini kembali mengingatkan para relawan dan caleg untuk mendekatkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf kepada masyarakat. 

“Setelah deklarasi ini semua harus bergerak. Semua harus turun melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang prestasi Jokowi dan apa yang jadi solusi Jokowi-Ma’ruf bagi masa depan Indonesia. Target kita meraih 70 persen di Jateng,” ajak Maman.

Dia pun mewanti-wanti relawan agar jangan ada hoaks dan fitnah. Jangan pula ada permusuhan dengan orang yang berbeda pilihan. "Politik boleh berbeda, tapi hubungan pertemanan atau yang disebut kerukunan sosial itu jadi hal yang harus dijunjung," tutur Maman.


Editor : Zen Teguh