Tragis, Pria Paruh Baya di Banyumas Tewas Terpanggang saat Bakar Sampah

Saladin Ayyubi, Antara ยท Senin, 09 September 2019 - 02:00 WIB
Tragis, Pria Paruh Baya di Banyumas Tewas Terpanggang saat Bakar Sampah

Petugas Polres Banyumas dan tim SAR mengevakuasi jasad Slamet (65), warga Desa Semedo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang tewas terbakar di kebun bambu. (Foto: iNews.id/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id – Tragis. Niat membakar sampah di kebum bambu malah tewas ikut terbakar. Peristiwa memilukan itu dialami Slamet (65), warga Desa Semedo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terbakar di kebun bambu milik korban.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, korban sejak Minggu pagi diketahui membersihkan kebun bambunya di Desa Cikawung RT 01 RW 02, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. Akan tetapi hingga menjelang zuhur, korban tidak pulang ke rumahnya seperti biasanya,” kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/9/2019).

BACA JUGA:

Kakek 80 Tahun di Ponorogo Tewas Terjebak Api saat Bakar Sampah di Ladangnya

Tragis, Pemuda di Palembang Tewas Terbakar saat Bakar Sampah

Karena tidak kunjung pulang ke rumah, kata dia, putra korban, Suyadi (32) segera menyusul ayahnya di kebun pada pukul 13.30 WIB. Suyadi khawatir terhadap kondisi Slamet.

Tiba di kebun bambu, Suyadi dikejutkan melihat ayahnya dalam kondisi hangus terbakar. Dia kemudian memanggil tetangganya, Sholeh (30) untuk membantu menolong korban.

Namun Slamet tidak bisa diselamatkan karena tidak ada air untuk memadamkan api yang membakar tubuhnya. Korban diduga terpeleset dan jatuh hingga tidak sadarkan diri ketika sedang membersihkan lereng kebun bambunya.

“Sedangkan di bagian bawah sudah ada kobaran api pembakaran daun kering dan ranting hingga akhirnya tubuhnya terbakar," kata Ady.

Terkait dengan kejadian tersebut, Candra mengatakan Pemerintah Desa Semedo segera menghubungi Kepolisian Sektor Pekuncen yang ditindaklanjuti dengan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara.

Tim Inafis Kepolisian Resor Banyumas yang tiba di lokasi kejadian segera memeriksa kondisi korban dibantu petugas Puskesmas Pekuncen.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Tim Inafis merekomendasikan agar jenazah Pak Slamet dibawa ke RSUD Prof Dr Margono Soekardjo, Purwokerto, untuk pemeriksaan lanjutan.

"Kami dari Tagana Kabupaten Banyumas dan Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas segera mengevakuasi jenazah Pak Slamet ke RSUD Prof Dr Margono Soekarjo," katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki