Tukang Cilok Cabuli Gadis di Bawah Umur di Pekalongan

Suryono ยท Sabtu, 27 Januari 2018 - 10:41 WIB
Tukang Cilok Cabuli Gadis di Bawah Umur di Pekalongan

Ian Robi Pratomo, tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur di Pekalongan, Jawa Tengah (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Seorang pemuda di Pekalongan, Jawa Tengah yang bekerja sebagai pedagang cilok keliling, diamankan polisi. Dalam pengaruh alkohol, pemuda tersebut tega mencabuli seorang gadis di bawah umur. Korban sebelumnya dipaksa ikut pesta miras oleh pelaku dan rekan-rekannya, sebelum akhirnya dicabuli oleh pelaku.

Ian Robi Pratomo, pemuda berusia 20 tahun yang berprofesi sebagai pedagang cilok keliling itu diamankan Unit Reskrim Polsek Pekalongan Barat. Tersangka diduga telah melakukan pencabulan kepada seorang gadis di bawah umur. Sebelum dicabuli, korban dipaksa untuk menenggak minuman keras, saat pelaku bersama rekan-rekannya pesta miras oplosan.

Dari pengakuan tersangka, saat itu korban EN (15) ditawari minuman keras oplosan yang tengah dinikmati oleh pelaku bersama teman-temannya. Namun permintaan pelaku ditolak oleh korban. Tak habis akal, pelaku pun memaksa agar korban mau minum alkohol tersebut.

“Sewaktu pesta miras itu, korban duduk di sebelah saya. Tak lama korban rebahan di atas paha saya. Saya pun tergoda untuk menggauli korban,” ucap Ian saat diinterogasi di Mapolres Pekalongan, Sabtu (27/1/2018).

Korban kemudian merasa mengantuk dan minta untuk tidur. Oleh tersangka, korban kemudian diantar ke dalam kamar rumah rekannya yang dijadikan tempat pesta miras. Tersangka kemudian menyuruh rekannya membelikan alat kontrasepsi untuk mengeksekusi korban.

Setelah memastikan korbannya tak berdaya, tersangka pun menjalankan aksi bejatnya terhadap korban. Namun saat itu, korban EN sedang menstruasi. Hingga akhirnya tersangka memaksa korban untuk disodomi berulangkali.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat kepada pihak kepolisian, yang resah akan adanya kegiatan pesta miras. Polisi yang langsung mendatangi lokasi, kemudian mendapat keluhan dari korban, bahwa dirinya baru saja diperkosa oleh pelaku.

Kapolsek Pekalongan Barat, Kompol Hanafi Umar mengatakan, pada saat mendatangi lokasi pesta miras, pihaknya menemukan adanya alat kontrasepsi yang baru saja habis dipakai. Setelah ditanyai petugas, pelaku pun mengaku baru saja melakukan hubungan seksual dengan korban.

“Karena usia korban masih masuk kategori di bawah umur, yakni 15 tahun, maka kami bawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Hanafi.


Editor : Himas Puspito Putra