Unik, Nama Peserta Audisi Bulu Tangkis di Karanganyar Ini Hanya Satu Huruf N

Wahyuendro, Antara ยท Minggu, 27 Oktober 2019 - 22:07 WIB
Unik, Nama Peserta Audisi Bulu Tangkis di Karanganyar Ini Hanya Satu Huruf N

Peserta audisi beasiswa bulu tangkis Djarum 2019 unjuk kebolehan di GOR RM Said, Karanganyar, Jateng. (Foto: iNews.id/Wahyuendro)

JAKARTA, iNews.id - Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Djarum kembali membuat kejutan usai berseteru dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Namun kali ini berbeda karena audisi wilayah Solo Raya, Minggu (27/10/2019) diikuti peserta yang mempunyai nama hanya satu huruf yaitu N.

N merupakan anak pasangan Wahono-Partini yang berasal Dusun Suruh Kalong RT 4/7 Pandean, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah dan saat ini belajar di SD 01 Pupungan, Karanganyar. “Namaku N aja," kata pelajar kelahiran 4 Februari 2010 itu.

BACA JUGA: Animo Tinggi, PB Djarum Kembali Gelar Audisi Bulutangkis di Solo Raya

Meski namanya hanya satu huruf, N mengaku tidak masalah dan tetap bisa bermain dengan teman sebayanya terutama yang ada di kelas 4 dimana ia mengenyam pendidikan. Dia mengaku tetap bisa bermain dengan nyaman. “Biasa aja," kata N dengan tersenyum.

N mengaku mempunyai ketertarikan menjadi pemain bulutangkis sejak kelas dua. Apalagi olahraga yang ditekuni mendapatkan dukungan dari orang tuannya yang merupakan guru olahraga. Beberapa kejuaraan sudah diikuti meski belum meraih hasil terbaik.

Dengan mengikuti audisi yang digelar oleh PB Djarum, N berharap tim pemandu bakat bisa melihat kemampuannya sehingga membuka peluang untuk meraih beasiswa bulutangkis. Namun, pihaknya menyadari jika persaingan sangat ketat.

Orang tua N, Wahono mengaku nama yang diberikan kepada anaknya bukan sembarangan. Nama diperoleh setelah melakukan shalat tahajud di tiga masjid kuno yang berada di Kaliboto, Kayuapak dan Wonosobo.

Tidak hanya tahajud, Wahono mengaku juga melakukan tirakat di makam sebelum akhirnya nama N itu didapat. Sebagai pengagum Soekarno nama N juga diambil dari salah satu huruf yang ada di nama sang proklamator itu. “Saya pengagum Soekarno. Semoga N bisa mengikuti jejaknya," katanya.

Hingga saat ini, Wahono mengaku tidak ada kendala pada N termasuk urusan administrasi termasuk akta kelahiran. Namun, dirinya sudah mengantisipasi jika hal tersebut bakal terjadi ke depannya.

“Jika N saja gak bisa, maka tak tambah N tiga kali (NNN). Semoga gak ada masalah ke depannya. Harapan saya dia sukses," kata mantan atlet senam itu.

BACA JUGA: PB Djarum Hentikan Audisi Bulu Tangkis, Begini Respons Gubernur Jateng

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, polemik yang terjadi dengan KPAI tidak berimbas dengan audisi umum beasiswa Bulutangkis 2019.

“Kalau yang baik banyak ambil banyak. Umumnya, ada 20 orang mendapat tiket ke Kudus. Polemik kemaren (KPAI) tidak ada imbas ke audisi. Antusias peserta tetap tinggi,” katanya.

Audisi umum beasiswa Bulu Tangkis 2019 di Solo Raya ini diikuti 863 peserta dari berbagai daerah. Audisi tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah.


Editor : Kastolani Marzuki