Warga di Doro Pekalongan Geger dengan Drama Temuan Bayi

Suryono ยท Kamis, 20 Juni 2019 - 11:37 WIB
Warga di Doro Pekalongan Geger dengan Drama Temuan Bayi

Kapolsek Doro, AKP Aries Tri Hartanto, menunjukkan foto bayi yang dramanya sempat menggegerkan warga. (Foto: iNews/Suryono).

PEKALONGAN, iNews.id - Warga di wilayah Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan. Bayi tersebut diletakkan di depan rumah warga pada Rabu (19/6/2019) malam.

Warga, Sri (40) mengatakan, bayi tersebut tiba-tiba saja ada di bangku depan rumahnya. Saat ditemukan dalam kondisi terbungkus kain bedong bayi. Dia pun langsung melapor ke pihak RT, dan dilanjutkan ke kepolisian.

"Saksi atas nama Sri menemukan bayi sekitar 19.30 WIB. Awalnya dia mengira suara kucing, ternyata makin lama mirip suara bayi, sehingga dia pun mencari tahu ke arah sumber suara," kata Kapolsek Doro, AKP Aries Tri Hartanto, Kamis (20/6/2019).

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bayi di Kapuas Hulu Kalbar

Ketika menemukan bayi tersebut, kata Aries, Sri bersama warga langsung membawanya ke puskesmas. Polisi pun melakukan olah TKP untuk mencari tahu siapa orang tua bayi malang di depan rumah Sri.

Awalnya petugas sempat bingung dengan temuan bayi tersebut sampai akhirnya ada keterangan saksi mengarahkan ke orang tua bayi. Menurutnya, bayi tersebut merupakan bayi Sri, namun ibunya menyembunyikan kehamilannya selama ini.

"Ternyata bayi tersebut adalah cucu Sri sendiri. Anaknya GI (17) selama ini merahasiakan kehamilannya hingga melahirkan," ujar dia.

BACA JUGA: Mayat Bayi Ditemukan Penjala Ikan di Sungai Lau Bengab Karo

Dari keterangan ibu bayi, GI, dia sengaja meletakkan buah hatinya di depan rumah supaya Sri mau mengadopsi bayi tersebut. Dia pun pada akhirnya bisa tetap dekat dengan anaknya tanpa diketahui telah hamil dan melahirkan.

Namun nenek bayi itu malah membawa bayinya ke puskesmas dan menyerahkannya ke polisi. Setelah mengetahui siapa orang tua korban, pihak Polsek Doro kemudian mendorong keluarga menyelesaikan masalah ini secara internal.

"Jadi bayinya kita serahkan. Sementara keluarga bayi mengaku akan segera menikahkan GI dengan lelaki yang menghamili," ujar Kapolsek.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal