Warga Kena DBD, 3 Srikandi Perindo Fogging Kalilangse Kota Semarang

Taufik Budi ยท Minggu, 20 Januari 2019 - 18:36 WIB
Warga Kena DBD, 3 Srikandi Perindo Fogging Kalilangse Kota Semarang

Caleg perempuan Partai Perindo saat mem-fogging perumahan warga di Kampung Kalilangse, Gajahmungkur, Kota Semarang. (Foto: Okezone)

SEMARANG, iNews.id – Tiga srikandi Partai Perindo yang menjadi calon legislatif (caleg) terjun langsung mengasapi (fogging) ratusan rumah warga di permukiman padat Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mereka rela naik turun perkampungan warga sambil menenteng alat fogging yang tidak ringan. Ada sekitar 160 rumah warga di Kampung Kalilangse RT 2 dan 5 RW 3 Kelurahan/Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang yang menjadi sasaran fogging.

Lokasi permukiman ini berada di perbukitan sehingga menjadi tantangan bagi trio caleg DPRD Kota Semarang tersbeut. Ketiga srikandi itu masing-masing, Ari Yalaswati (Caleg Dapil 4), Agustina Triastuti Wulandari (Dapil 1), dan Wisda Giat Pratami (Dapil 6). Mereka harus bergerak cepat karena cuaca di akhir pekan ini mendung gelap. Meski demikian mereka tetap melakukan penyisiran dan melayani permintaan warga.

“Tadi di tengah fogging sempat hujan, makanya kita prioritaskan fogging di dalam rumah dulu. Baru setelah reda kita lanjutkan menyusuri jalan dan selokan. Di situ kan berpotensi menjadi sarang nyamuk,” kata Ari Yalaswati, Minggu (20/1/2019).

BACA JUGA:

Caleg Perindo Gelar Fogging di Tajurhalang Bogor untuk Cegah DBD

Bantu Warga, Caleg Perindo Rudi Zulham Fogging 13 Dusun di Deliserdang

Cegah Penyakit DBD, Caleg Perindo Fogging Kampung Cibogo di Cirebon

Menurut dia, fogging itu untuk menindaklanjuti permintaan warga. Sebelumnya terdapat dua warga yang terserang demam berdarah dengue (DBD). Untuk mengantisipasi kejadian serupa, warga mengajukan bantuan ke Partai Perindo agar wilayahnya di-fogging.

“Kita dengar sebelumnya ada dua orang yang terkena DBD. Setelah kita mendapat surat permohonan dari warga, kita turunkan tim di sini. Sejak pagi kita lakukan fogging, targetnya sebelum sore sudah bisa kita sisir semua rumah-rumah warga,” katanya dikutip Okezone.

Kedatangan tim fogging Perindo itu disambut antusias warga. Mereka memandu trio caleg perempuan Perindo untuk mengasapi lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi sarang nyamuk. Memasuki musim hujan, banyak genangan air yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

“Warga berterima kasih kepada Perindo karena telah peduli terhadap kita. Awalnya memang ada warga yang bilang ke saya jika istrinya terserang DBD. Kemudian saya berkoordinasi dengan RT 5 dan Ketua RW untuk minta bantuan kepada Perindo, untuk melakukan fogging,” kata Ketua RT 2/3 Hartono.

Pria yang juga tercatat sebagai caleg Partai Perindo itu menyampaikan, ke depan fogging akan digelar secara periodik untuk mengantisipasi wabah DBD. Meski menjadi kader Perindo, fogging tetap harus dikoordinasikan dengan pengurus partai.

“Nanti untuk fogging selanjutnya akan dilakukan tiap enam bulan atau lima bulan ke depan. Akan terus ada, biar bisa mencegah DBD. Kasihan warga jika fogging baru digelar saat mereka sudah sakit duluan, mencegah lebih baik daripada mengobati,” tandasnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki