Warga Sragen Kaget 2 Warga Ditangkap Densus 88, 1 Terduga Baru 2 Bulan Menikah

Joko Piroso ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 23:29 WIB
Warga Sragen Kaget 2 Warga Ditangkap Densus 88, 1 Terduga Baru 2 Bulan Menikah

Warga Peleman, Sragen, SUnardi menunjukkan rumah kontrakan terduga teroris AM yang ditangkap Densus 88 Mabes Polri. (Foto: iNews.id/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Poliri menangkap dua terduga teroris di Sragen, Jawa Tengah, Rabu (15/5/2019).

Dua terduga teroris yang ditangkap berinisial Aji Maulana (AM) dan Imarudin Hagal Maruf (IHM). Keduanya ditangkap saat subuh di tempat berbeda.

Terduga teroris AM alias Farel ditangkap di jalan dekat rumah kontrakannya di Desa Peleman, Kecamatan Gemolong. Sedangkan Imarudin Hagal Maruf (IHM) ditangkap di dekat rumah mertuanya di Desa/Kecamatan Gemolong.

Diperoleh informasi, AM baru dua bulan tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama istrinya. AM yang sehari-hari bekerja di penggilingan bakso ini berasal dari Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sedangkan IHM diketahui berasal dari Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jateng.

IHM juga baru pindah ke rumah mertuanya sejak menikah Maret lalu. Menurut warga, IHM bekerja dengan berjualan via online.

BACA JUGA:

Densus Tangkap 9 Terduga Teroris, 7 di Antaranya Berlatih di Suriah

Terduga Teroris di Kudus Ternyata Penjual Ikan Cupang

Warga Peleman, Sunardi mengatakan, penangkapan terhadap AM sontak mengagetkan warga sekitar. Mereka tidak menyangka keduanya terlibat jaringan terorisme.

“Kaget juga kalau ternyata AM itu masuk jaringan teroris. Selama ini, dia memang kurang bersosialisasi dengan warga, tapi rajin ke masjid,” katanya.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim Densus 88 sudah menangkap sembilan terduga teroris dari penggerebekan di wilayah Jateng dan Jatim.

Sebanyak tujuh di antaranya disebutkan pernah ikut berlatih secara langsung dengan jaringan ISIS Suriah sehingga mempunyai kemampuan yang handal.

"Di Jawa Tengah ada 8 terduga terorisme dan di Jawa Timur ada satu. Tujuh di antaranya pernah berangkat ke Suriah," katanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta.


Editor : Kastolani Marzuki