Warga Temukan Kerangka Manusia dalam Kawasan Hutan Damarwulan Jepara

Antara ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 21:37 WIB
Warga Temukan Kerangka Manusia dalam Kawasan Hutan Damarwulan Jepara

Ilustrasi penemuan mayat. (Foto: Istimewa)

JEPARA, iNews.id – Kerangka manusia ditemukan warga dalam kawasan Hutan Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2019) malam. Polisi masih menyelidiki dengan melakukan autopsi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Keling Iptu Daffid Paradhi mengatakan, penemuan kerangka manusia ini berawal dari seorang warga yang mencari madu di kawasan Hutan Damarwulan. Saat itu dia tak sengaja melihat kerangka manusia dan langsung melapor ke polsek setempat.

Mendapat informasi, anggota Polsek Keling bersama Inafis Polres Jepara, BPBD Kabupaten Jepara, Puskesmas Keling 1, beserta warga dan perangkat Desa Damarwulan datang ke TKP. Untuk mencapai ke lokasi memang tidak mudah karena berada di daerah yang cukup sulit dijangkau.

“Evakuasi berjalan lancar dan aman sehingga bisa langsung dibawa ke RSUD Kartini,” ujar Kapolsek, Rabu (14/8/2018).

BACA JUGA: 10 Fakta Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal, Pesta Miras Hingga Disetubuhi

Selanjutnya kerangka manusia tersebut diautopsi dengan dipimpin langsung Kasubdit Dokkes Polda Jateng AKBP Ratna Relawati. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Kematiannya dipastikan bukan korban pembunuhan.

“Kesimpulan sementara, kerangka manusia ini berjenis kelamin laki-laki dengan usia berkisar 30 tahun. Sementara tinggi badannya sekitar 155 centimeter,” katanya.

Menurutnya, di TKP penemuan kerangka manusia ditemukan kaos berkerah lengan pendek warna biru tua tanpa merek dan ukuran. Selain itu, ada juga jaket dengan tudung kepala warna hitam dan bermotif abstrak. Kemudian celana panjang warna biru bahan jeans tanpa merek dalam kondisi rusak. Dan sepasang sepatu bertali berwarna hitam bahan sintetis, merek New Era berukuran 39 serta SIM C atas nama Arindu Suci Pratica.

“Kerangka manusia ini rencananya dimakamkan pada Kamis ini (15/8),” tuturnya.


Editor : Donald Karouw