Densus 88 Tangkap Bapak dan Anak Terduga Jaringan JAD di Mojokerto

Sholahudin · Kamis, 17 Mei 2018 - 20:39 WIB

Warga menonton penggerebekan rumah terduga jaringan JAD di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, Kamis (17/5/2018) (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Puluhan personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek rumah di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), Kamis (17/5/2018) sore. Dari rumah tersebut, anggota Densus mengamankan dua orang, bapak dan anak yang diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Begitu sampai, puluhan petugas langsung masuk ke dalam rumah di pinggir sungai tersebut. Tim Densus 88 membawa dua laki-laki, yakni Sutrisno dan putranya Lutfi. Sementara istri mereka masing-masing hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

Kedatangan Tim Densus 88 sekitar pukul 15.00 WIB itu mengejutkan warga sekitar. Sebab, setelah tiba, beberapa menit kemudian petugas sudah keluar sambil membawa ayah dan anaknya dari rumah.

Usai penggerebekan, petugas Polres Mojokerto Kota datang ke lokasi dan memasang garis polisi. Tim Inafis menggeledah seluruh isi rumah serta menyisir sekitarnya, dan tidak menemukan benda-benda mencurigakan. Namun, polisi menemukan beberapa buku jihad dan barang bukti lain yang langsung dibawa ke Polres Mojokerto Kota.

Selain itu, polisi meminta keterangan dari istri Sutrisno dan istri putranya Lutfi sebagai saksi. Keduanya sudah dibawa ke Polres Mojokerto Kota. “Mereka tidak kami amankan. Kami hanya meminta identitasnya dan bersikap kooperatif,” ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Ghani Setyono.

Sigit mengatakan, dari keterangan yang mereka peroleh, selama ini, dua warga yang diamankan dan dua saksi diketahui berwirausaha. “Mereka jualan dan sablon. Saat ini kedua warga yang diamankan sedang dalam pengembangan pihak Densus 88. Kita tunggu informasi selanjutnya,” papar Sigit.


Editor : Maria Christina

KOMENTAR