15 Rumah Terbakar di Margo Rukun Surabaya, Api Diduga dari Ledakan Kompor Gas

Sony Hermawan ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 17:01 WIB
15 Rumah Terbakar di Margo Rukun Surabaya, Api Diduga dari Ledakan Kompor Gas

Petugas pemadam kebakaran bersama warga bahu-membahu memadamkan api yang membakar belasan rumah di Jalan Margo Rukun Gang Lebar, Kelurahan Gundi, Kota Surabaya, Jatim, Rabu (10/7/2019). (Foto: iNews/Sony Hermawan)

SURABAYA, iNews.id – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Margo Rukun Gang Lebar, Kelurahan Gundi, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu siang (10/7/2019). Sedikitnya 15 unit tumah warga hangus dilalap api yang diduga dari kompor gas yang meledak.

Tiupan angin yang kencang mengakibatkan api dengan cepat menjalar ke rumah- rumah sekitarnya. Warga pun panik melihat kobaran api. Informasi diperoleh, rumah warga yang terbakar berada di RT02, RT09, RT05, RW02.

Sedikitnya 15 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Petugas mengalami kesulitan karena mobil pemadam tidak bisa masuk ke gang. Akibatnya petugas harus bersusah payah menarik selang air sekitar 200 meter menuju titik api.

BACA JUGA:

Kebakaran di Kampung Bali Matraman, 10 Damkar Diterjunkan

Diduga Korsleting Listrik, Pabrik Springbed di Deliserdang Terbakar

Salah seorang warga Margo Rukun, Budi mengatakan, musibah itu awalnya terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api berasal dari salah satu rumah yang kemudian menyebar ke rumah lain. Warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya dan mengambil air dari sumur.

“Apinya dari satu rumah di belakang tadi, trus langsung menjalar karena angin kencang. Warga langsung gak karu-karuan tadi karena api cepat merambat,” kata Budi.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PMK Kota Surabaya Irfan Widiyanto menuturkan, sedikitnya ada 15 rumah yang terbakar di lokasi kejadian. Beruntung masyarat cepat tanggap untuk melokalisasi api sehingga tidak menjalar lebih luas.

“Kami tidak bisa maksimal masuk ke dalam karena gangnya sempit. Syukur alhamdulillah warga tanggap menyelamatkan diri dan menolong yang lain. Mereka bergotong-royong membantu kami memadamkan api. Kalau tidak, rumah yang terbakar bisa sekampung,” ujar Irfan Widiyanto.

Irfan mengatakan, penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun, dari keterangan warga setempat, api diduga dari kompor gas yang meledak di rumah pedagang mi ayam dan pangsit.

“Dari keterangan bu RT tadi sepertinya dari kompor gas karena tadi terdengar suara ledakan beberapa kali. Jadi meledak, terlempar ke mana-mana sehingga ada beberapa titik api yang membesar. Tapi, kami masih dalami lagi,” ujar Irfan Widiyanto.

Dari data sementara hingga Rabu siang, tercatat 15 rumah yang terbakar. Tidak menutup kemungkinan ada tambahan rumah yang terbakar dan terdampak. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah.


Editor : Maria Christina