2 Peserta Surabaya Marathon 2019 Meninggal, Ini Kata Pemkot

Ihya' Ulumuddin ยท Minggu, 04 Agustus 2019 - 15:06 WIB
2 Peserta Surabaya Marathon 2019 Meninggal, Ini Kata Pemkot

Jenazah peserta Surabaya Marathon 2019 yang meninggal saat akan dievakuasi. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Pemertintah Kota (Pemkot) Surabaya turut berbelasungkawa atas meninggalnya dua peserta Surabaya Marathon 2019. Pemerintah berjanji akan berkoordinasi dengan panitia untuk mengevaluasi penyelenggaraan, terutama proses verifikasi kesehatan peserta.

"Selama ini sebenarnya sudah ada verifikasi. Bahkan untuk bisa mendapat nomor peserta itu ketat sekali. Tetapi tahun depan akan kami lebih perketat lagi," ujar Kabag humas Pemkot Surabaya M Fikser, Minggu (4/8/2019).

Namun, soal pemeriksaan medis bagi peserta sebelum pelaksanaan, Fikser mengaku tidak tahu. Dia hanya mengatakan, di tiap-tiap pos sudah disiagakan petugas medis.

"Wah kalau itu (pemeriksaan medis sebulum lari) saya tahu saya," katanya.

BACA JUGA: 2 Pelari Surabaya Marathon 2019 Meninggal, Salah Satunya Komisaris Malang Post

Terkait penanganan dua peserta yang meninggal, Fikser juga mengaku telah dilakukan secara maksimal. Saat peserta jatuh misalnya, mereka langsung mendapat penanganan medis.

"Tadi begitu jatuh langsung dievakuasi ke rumah sakit. Saat jatuh itu masih bernapas. Mereka meninggalnay di rumah sakit," ucapnya.

Diketahui, dua peserta Surabaya Marathon 2019 meninggal. Mereka jatuh dan pingsan saat berlari. Identitas keduanya yakni Chusnun N Djuraid (60) dengan nomor peserta 5721, yang merupakan Komisaris Malang Post. Dan korban kedua Oentung P Setiono (55), pelari asal Jakarta dengan nomor peserta 5755. Kedua korban diketahui mengikuti Surabaya Marathon dengan kategori lari 10 Kilometer.

Event Surabaya Marathon 2019 digelar Asosiasi Pengusaha Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI). Acara tahunan ini berlangsung atas kerja sama bersama Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya.


Editor : Donald Karouw