210 Rumah Warga di Pulau Sapudi Madura Rusak akibat Gempa 6,4 SR

Abdul Rahem ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:51 WIB
210 Rumah Warga di Pulau Sapudi Madura Rusak akibat Gempa 6,4 SR

Ratusan rumah warga di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jatim rusak akibat diguncang gempa 6,4 SR. (Foto: Dok.iNews.id)

SUMENEP, iNews.id – Ratusan rumah warga di Kecamatan Nong Gunong dan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur rusak akibat diguncang gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) yang melanda sejumlah wilayah di provinsi itu, Kamis (11/10/2018) dini hari.

Gempa tersebut juga menimbulkan korban jiwa. Tercatat hingga sore ini, ada tiga korban meninggal dunia dalam bencana itu. Ratusan warga juga hingga kini masih mengungsi di tempat pengungsian sementara dan masih trauma akibat kerasnya guncangan gempa.

Dahlan, warga Nong Gunong, Pulau Sapudi menuturkan, gempa terjadi pada Kamis dini hari, saat seluruh warga sudah terlelap. “Kejadiannya sekitar jam dua pagi. Rumah seperti digoyang, saya keluar teriak semua keluar rumah. Alhamdulillah bisa berkumpul lagi, kami bisa menyelamatkan diri,” kata Dahlan.

Dia mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga di rumahnya saat gempa mengguncang. Dia hanya berpikiran yang penting selamat. “Kalau barang-barang itu sudah tidak butuh. Saya tinggal semua yang penting selamat, itu saja. Rumah dihantam satu kali sudah ambruk,” tuturnya.

BACA JUGA:

Gempa 6,4 SR Situbondo, Ini Daerah Lain yang Rasakan Guncangan

13 Gempa Susulan Terjadi hingga Pagi Ini di Situbondo

Korban Gempa Situbondo Diminta Tak Risau, Semua Kebutuhan Ditanggung

Dari pendataan sementara, tercatat ada 210 rumah yang rusak berat dan ringan. Meski masih bisa ditinggali, sebagian warga mengaku takut rumahnya roboh karena kondisi bangunannya sudah retak-retak akibat gempa.

Sementara itu, ratusan personel gabungan TNI/Polri tiba di Pulau Sapudi. Dibutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget Sumenep untuk sampai di pulau tersebut. Ratusan personel gabungan itu diperbantukan untuk mengevakuasi korban dan membantu membersihkan reruntuhan akibat gempa bumi.

Komandan Korem 084/Baskara Jaya Surabaya, Kolenel Infanteri Sudaryanto mengatakan, ratusan personel TNI/Polri selain bertugas untuk membantu mengevakuasi dan membersihkan puing-puing bangunan runtuh, juga untuk membantu para korban selamat mulai dari memberi makanan dan layanan kesehatan dasar.

“Kami di sana (Pulau Sapudi) nanti bisa menilai apa kebutuhan yang harus kami dukung untuk para korban yang terkena bencana di sana. Ini dari Kodam V sudah mendorong personel di sini untuk mengamankan,” katanya.

 


Editor : Kastolani Marzuki