3 Kendaraan Tabrakan di Sidoarjo, Anak dan Ibu Tewas, Ayah Kritis

Pramono Putra ยท Kamis, 10 September 2018 - 18:53 WIB
3 Kendaraan Tabrakan di Sidoarjo, Anak dan Ibu Tewas, Ayah Kritis

Kondisi Toyota Kijang ringsek dan nyaris tak berbentuk setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalur Mojokerto-Surabaya, Sidoarjo, Jatim, Senin (10/9/2018). (Foto: iNews.id/Pramono Putra)

SIDOARJO, iNews.id - Kecelakaan beruntun terjadi di jalur tengkorak Surabaya-Mojokerto, tepatnya di Desa Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (10/9/2018).

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Kijang silver nopol G 1384 CW, Bus Harapan Jaya AG 7164 HS dan Bus Cendana. Akibat kecelakaan itu, dua orang tewas di lokasi kejadian dan seorang lainnya luka berat.

Kedua korban tewas merupakan penumpang minibus, yakni Suharti (54) dan putrinya, Nofita Swari Pratiwi (31), keduanya warga Banjarnegara, Jawa Tengah. Sedangkan pengemudi minibus yang juga ayah korban, Kasipan, mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Anwar Medika Krian, Sidoarjo.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan maut itu, namun dugaan sementara akibat sopir minibus ugal-ugalan. Selain mengakibatkan dua korban tewas, peristiwa itu juga memacetkan arus lalu lintas di jalur Mojokerto-Surabaya.

BACA JUGA: Puluhan Siswa SD Terluka setelah Bus Ditabrak Truk dan Masuk Parit



Informasi yang dihimpun iNews, kecelakaan maut tersebut bermula ketika minibus berpenumpang tiga orang yang masih satu keluarga melaju dari arah Mojokerto menuju Surabaya dengan kecepatan tinggi.

Tiba di lokasi kejadian, minibus tersebut berusaha mendahului Bus Cendana yang dikemudikan Agus, warga Ponorogo, Jawa Timur dari sebelah kiri atau bahu jalan. Gagal menyalip Bus Cendana, minibus kemudian selip dan oleng ke kanan hingga menabrak bus tersebut.

Setelah menabrak Bus Cendana, dari arah berlawanan muncul Bus Harapan Jaya yang dikemudikan Mujito, warga Mojokerto dengan kecepatan tinggi. Bus langsung menabrak minibus hingga hancur.  

“Kijang kenceng sekali jalannya dan mau nyalip dari kiri, terus belum sampai Kijang oleng ke kanan dan kena bus saya. Dari arah berlawanan muncul Bus Harapan Jaya dan langsung menabrak minibus itu,” kata Agus, sopir Bus Cendana.

Menurut Agus, kerasnya tabrakan tersebut mengakibatkan dua penumpang Kijang tewas di lokasi kejadian. Sedangkan sopir minibus tersebut mengalami luka berat dan dibawa petugas ke rumah sakit terdekat. “Dua penumpangnya meninggal di tempat. Mobilnya juga ringsek,” ucapnya.

Kecelakaan tragis itu juga menyebabkan arus lalu lintas Jalur Mojokerto-Surabaya macet sekitar 1 jam karena proses evakuasi korban dan bangkai kendaraan. Polisi kemudian mengolah tempat kejadian dan meminta keterangan dua pengemudi bus.


Editor : Kastolani Marzuki