Soal Sikap Politik Partai Demokrat, Begini Respons Prabowo

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 11 September 2018 - 14:29 WIB
Soal Sikap Politik Partai Demokrat, Begini Respons Prabowo

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti Surabaya Bersalawat menyambut Tahun Baru Islam 1440 H. (Foto: Antara/Didik Suhartono)

SURABAYA, iNews.id - Calon Presiden Prabowo Subianto menanggapi santai sikap politik Partai Demokrat yang dianggap bermain dua kaki pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Baginya, hal itu menjadi sesuatu yang biasa dan tak perlu dipersoalkan.

Menurut Prabowo, di alam demokrasi saat ini siapapun bebas memilih. "Kenapa dipersoalkan. Ini kan demokrasi, orang semua bebas. Bebas memilih siapapun, enggak ada masalah," kata Prabowo sesuai menghadiri acara salawat bersama Habib Syekh saat malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah di Tugu Pahlawan, Surabaya, Selasa (11/9/2018) dini hari.


BACA JUGA:

Soal Demokrat Main Dua Kaki, Ini Tanggapan Sandiaga

Demokrat Main Dua Kaki, Golkar: Bukti Jokowi-Ma'ruf Lebih Baik


Jawaban enteng itu diucapkan Prabowo sesaat sebelum masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan lokasi acara. Tidak ada pernyataan lain yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Penjagaan yang sangat ketat dan kerumunan Syekhermania yang hendak bersalaman menyulitkan awak media untuk mendapat keterangan lebih banyak.


Diketahui, petinggi Demokrat akan memberi dispensasi bagi kadernya yang tidak segaris dengan pilihan partai. Artinya, tidak ada sanksi atas sikap politik yang berbalik arah mendukung kubu pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

Kebijakan ini sempat menimbulkan isu perpecahan di tubuh koalisi partai pendukung Prabowo-Sandi. Bahkan, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan bertemu dengan Prabowo. Pertemuan itu juga akan diikuti semua partai koalisi, Rabu (12/9/2018).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, pertemuan memang akan membahas masalah dukungan sejumlah kader Demokrat ke Jokowi. "Jadi memang ini kan antik nih pemilu kita ini. Ada kepentingan pileg dan kepentingan pilpres juga. Jadi hal-hal semacam itu harus kami atur," kata Andi di kediaman SBY, Jakarta, Minggu (9/1/2018).


Editor : Donald Karouw