Fokus Besarkan Partai, Ini Pengakuan Sikap Politik Soekarwo di Pilpres

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 12 September 2018 - 14:57 WIB
Fokus Besarkan Partai, Ini Pengakuan Sikap Politik Soekarwo di Pilpres

Gubernur sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo buka-bukaan soal sikap politiknya. Dia mengaku tidak ingin terlibat dalam hiruk-pikuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Baik itu membantu memenangkan Prabowo-Sandiaga Uno atau bahkan berbalik mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Soekarwo mengatakan, sebagai Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim, saat ini dirinya fokus untuk membesarkan partai. Yakni mengantarkan PD sebagai pemenang di Jatim dan meningkatkan kualitas kader.

"Fokus saya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas legislatif. Bagaimana menambah jumlah anggota dewan dan meningkatkan kualitasnya. Jadi tidak masuk ranah memenangkan Pilpres 2019," kata Soekarwo seusai rapat paripurna di DPRD Jatim, Rabu (12/9/2018).


BACA JUGA:

Soal Sikap Politik Partai Demokrat, Begini Respons Prabowo

Gatot Nurmantyo Akan Tempati Posisi Khusus di Tim Prabowo-Sandi


Atas misi itu, Soekarwo mengaku sedang fokus mendekati pemilih di Jatim. Termasuk juga membuat pelatihan bagi para kader calon anggota legislatif. "Ada semacam coaching clinic bagi caleg kami dalam meningkatkan kualitas. Fokus saya di situ, termasuk juga memenangkan Pemilihan legislatif," ujarnya.

Di luar itu, Soekarwo juga mengaku masih fokus menjalankan tugas sebagai gubernur hingga masa kerjanya usai pada Februari 2019. Dia masih punya kewajiban untuk melayani masyarakat.

Mantan aktivis GMNI mengungkapkan tidak akan mengambil cuti sampai akhir jabatan. Ini sekaligus memastikan bahwa dirinya tidak akan terlibat dalam pilpres. "Saya nggak cuti. Soal teman-teman saya (mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin atau Prabowo-Sandi) itu urusan mereka. Terpenting saya fokus pada tugas sebagai gubernur," ucapnya.

Disinggung mengenai langkah politik usai akhir jabatan, Soekarwo enggan berkomentar. Baginya, hal itu bergantung pada partai. "Itu urusan ketua umum," tuturnya.

Diketahui, belakangan nama Soekarwo santer dikabarkan masuk dalam tim pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Selain dijagokan sebagai Ketua Tim Pemenangan di Jatim, namanya masuk dalam daftar Dewan Pertimbangan relawan Bravo V yang merupakan pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin.


Editor : Donald Karouw