Polisi Penyelamat Korban Bom Polrestabes Surabaya Jadi Kapolres Kediri

Okezone ยท Kamis, 13 September 2018 - 21:09 WIB
Polisi Penyelamat Korban Bom Polrestabes Surabaya Jadi Kapolres Kediri

AKBP Roni menggendong seorang bocah saat ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya, 14 Mei 2018 lalu. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Mutasi jabatan terjadi di Polda Jawa Timur (Jatim). AKBP Roni Faisal Saiful Faton yang selama ini menjabat kasat Narkoba Polrestabes Surabaya diangkat menjadi Kapolres Kediri. Nama AKBP Roni sempat viral karena keberaniannya menolong bocah perempuan korban bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018 lalu.

AKBP Roni menggantikan AKBP Erick Hermawan yang dimutasi menjadi Pamen Pelayanan Markas atau Yanma Polri. Informasi beredar menyebutkan, Erick dimutasi setelah terkena OTT Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) terkait permohonan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera membenarkan mutasi tersebut sesuai isi Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2282/IX/KEP/2018 TGL. 12 September 2018. Mutasi merupakan hal biasa di tubuh Polri dan bertujuan untuk penyegaran serta memaksimalkan pelayanan Polri pada masyarakat.

“Berdasarkan Surat Telegram Kapolri, Pamen Polda Jatim yang mengalami mutasi yaitu AKBP Erick Hermawan Kapolres Kediri dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. AKBP Roni Faisal Saiful Faton Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya diangkat sebagai kapolres Kediri,” kata Barung, Kamis (13/9/2018).

Diketahui, nama AKBP Roni sempat viral pada Mei lalu. Dia mendapat pujian karena keberaniannya menolong seorang bocah perempuan berinisial AIS (7), korban bom bunuh diri di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018. Saat itu, Roni yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berlari mendekat dan menggendong AIS untuk menyelamatkan jiwanya.

Sementara saat itu, lokasi bom bunuh diri belum steril. Setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, akhirnya AIS sembuh dan diserahkan pada keluarga. AIS merupakan putri pelaku bom bunuh diri. Peristiwa itu berlangsung setelah sehari sebelumnya bom bunuh diri juga terjadi di tiga gereja di Surabaya.


Editor : Maria Christina