Kiai Ma'ruf dan TGB Dihina, Gus Ipul Desak Ustaz Yahya Minta Maaf

Ihya' Ulumuddin · Minggu, 16 September 2018 - 17:48 WIB
Kiai Ma'ruf dan TGB Dihina, Gus Ipul Desak Ustaz Yahya Minta Maaf

Ketua PBNU Saifullah yusuf (Gus Ipul). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bereaksi atas video ceramah Ustaz Yahya Waloni yang menyerang bakal calon wakil presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB). Wakil Gubernur Jatim kni mengaku prihatin dan mendesak Yahya Waloni memohon maaf.

Menurut Gus Ipul,  tidak semestinya seorang ustaz melontarkan cemooh. Apalagi hal itu ditujukan kepada seorang ulama. "Mencermati video Ustaz Yahya Waloni, Saya jadi miris. Seorang ustaz bicaranya tidak terkontrol, bahkan mengeluarkan kata-kata yang sungguh tidak mendidik," kata Gus Ipul dalam siaran persnya, Minggu (16/9/2018).

Mantan Ketua GP Ansor dua periode ini mengatakan, sejak kecil dididik untuk bisa mencari ilmu dengan baik. Diajari meneladani Rasulullah sekaligus juga untuk bisa sopan dalam kehidupan sehari-hari. "Akhlak itu menjadi sangat penting. Kita sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat antar ulama, tidak hanya urusan yang kaitannya halal-haram, boleh tidak boleh, tapi juga perbedaan politik sejak Indonesia lahir," ujarnya.

Dia berharap jangan sampai hanya karena proses pemilihan presiden (Pilpres), perbedaan politik yang ada menjadi permusuhan. "Apalagi, Pilpres sejatinya hanya proses rutin biasa. Siapa pun yang menang paling hanya memimpin lima tahun atau maksimal 10 tahun. Namun kerukunan antarumat akan hidup selamanya," ucapnya.

BACA JUGA: 

PKS Salatiga Lepas Tangan soal Bacalegnya yang Hina Kiai Maruf Amin

Dinilai Lecehkan Ma'ruf Amin di Medsos, Caleg PKS Dilaporkan ke Polisi

Gus Ipul meminta Ustaz Yahya Waloni sebaiknya segera minta maaf. Apalagi rekam jejak keulamaan Kiai Ma’ruf selama ini tidak diragukan. Bahkan, Kiai Ma’ruf tercatat merupakan Ketua MUI sekaligus Rais Aam PBNU.

"Kita semua bisa lihat rekam jejaknya. Kiai Ma’ruf jelas sebagai seorang ulama. Begitu juga TGB jelas jejaknya sebagai seorang ulama. Tapi saya belum tahu persis rekam jejak Ustaz Yahya Waloni ini," tandasnya.

Bahwa ada perbedaan pilihan antara Ustaz Yahya Waloni, dengan KH Ma’ruf dan TGB merupakan hal yang wajar. Beda pilihan tidak ada masalah tapi kata-kata yang keluar harus baik.

"Saya kira Ustaz Waloni harus menghentikan dakwah seperti itu. Sebagai tokoh agama hendaknya bisa menjadi contoh. Ucapan yang salah punya dampak yang cukup luas termasuk bisa memicu kekerasan di tengah umat," tuturnya.

Sekadar diketahui video ceramah Ustaz Yahya Waloni yang menyerang Kiai Ma’ruf dan TGB viral di media sosial. Pidatonya yang berdurasi sekitar 10 menit di-posting dalam akun YouTube “Cahaya Tauhid”. Dalam video yang diposting sejak 11 September 2018 itu tampak Yahya tengah berceramah di depan mimbar. Tidak diketahui lokasi ceramahnya itu maupun kapan waktunya.

Dia mempelesetkan nama TGB dengan “Tuan Guru Ba**ngan”. Kemudian Yahya menyebut Kiai Ma’ruf sudah uzur dan akan mati.


Editor : Kastolani Marzuki