Truk Galon Tabrak 7 Kendaraan di Pasuruan, 3 Orang Luka Berat

Jaka Samudra ยท Minggu, 16 September 2018 - 18:52 WIB
Truk Galon Tabrak 7 Kendaraan di Pasuruan, 3 Orang Luka Berat

Truk galon air mineral menabrak terguling akibat hilang kendali. (Foto: SINDOnews)

SIDOARJO, iNews,id -  Kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan terjadi di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (16/9/2018).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun tiga orang mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan medis di rumah sakit. Sedangkan kedelapan kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

Kecelakaan beruntun tersebut terjadi diduga karena truk yang mengangkut galon air mineral mengalami rem blong hingga menabrak delapan kendaraan di depannya.

Informasi di lokasi menyebutkan, kecelakaan beruntun bermula ketika truk galon yang disopiri Kuntut Suntari (60) warga Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo melaju dari arah selatan- ke utara. Tiba di lokasi kejadian, truk mendadak oleng saat melewati jalan menurun. Sopir truk berusaha mengendalikan laju kendarannya namun saat menginjak rem ternyata tak berfungsi.

BACA JUGA: Bus Tabrak Truk dan Terguling di Tol Kanci-Pejagan, 3 Tewas 25 Terluka

Truk terus meluncur dan menabrak Daihatsu Ayla yang saat itu sedang berhenti karena ada lampu merah. Truk terus melaju dan menabrak Daihatsu Gran Max, dua mobil Toyota Avanza, minibus Toyota Inova, truk tangki air dan dua sepeda motor.

Setelah menabrak tujuh kendaraan, truk baru berhenti. Kerasnya benturan itu membuat bak truk terlepas dan seluruh muatan tumpah ke ruas jalan. Akibatnya, kemacetan di ruas Jalan Raya Surabaya-Malang tak terelakkan karena seluruh badan jalan tertutup bak dan muatan truk.

Kapolsek Pandaan, Kompol Akhmad mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan tiga penumpang sedan Daihatsu Ayla mengalami luka serius. “Ketiga korban sudah dievakuasi ke salah satu rumah sakit swasta di Pandaan,” katanya.

Menurut dia, dugaan sementara kecelakaan beruntun melibatkan delapan kendaraan itu akibat truk galon mengalami rem blong. “Ya, dugaan sementara karena rem blong. Kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihak Satlantas Polres Pasuruan,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki