4 Kali Masuk Penjara Tak Kapok Juga, Pria Ini Malah Bobol Rumah Polisi di Blitar

Ihya' Ulumuddin, Robby Ridwan ยท Senin, 29 Juli 2019 - 18:30 WIB
4 Kali Masuk Penjara Tak Kapok Juga, Pria Ini Malah Bobol Rumah Polisi di Blitar

Tersangka pencurian, Wawan Arik Dianto (39), digiring petugas Polres Blitar Kota, Jatim, Sabtu (27/7/2019). (Foto: iNews/Roby Ridwan)

BLITAR, iNews.id – Empat kali masuk penjara tidak membuat Wawan Arik Dianto (39), kapok. Dia kembali mencuri dan kali ini aksinya terbilang lebih nekat karena rumah yang dibobol milik polisi di Kota Blitar, Jawa Timur (Jatim). Alhasil, warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ini pun kembali masuk penjara.

Wawan berhasil menggondol perhiasan dan uang jutaan rupiah dari rumah korban, Kamis (25/7/2019). Namun, polisi pemilik rumah lebih cerdik. Dia memotret pelat nomor sepeda motor Wawan yang berhasil kabur membawa barang curian.

Berbekal foto itu, aparat Polres Blitar Kota pun tak kesulitan melacak keberadaan Wawan. Dalam waktu tak lama, polisi berhasil membekuk Wawan dan menjebloskannya ke dalam penjara, Jumat (26/7/2019).

BACA JUGA:

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Minimarket Lintas Provinsi

13 Kali Sukses, Spesialis Pencuri di Medan Akhirnya Apes

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mendobrak pintu rumah yang terkunci dari luar. Setelah itu, dia menyelinap masuk dan menguras harta milik korban.

“Pelaku ini mengira rumah sedang kosong sehingga begitu santai mengambil uang dan perhiasan. Begitu tahu ada pemilik rumah, dia kabur. Tetapi, korban behasil memotret pelat nomor sepeda motor yang dibawa pelaku,” kata Adewira, Senin (29/7/2019).

Saat penangkapan Wawan, lanjut Adewira, polisi juga mengamankan perhiasan emas berupa kalung dan gelang, serta uang tunai sebesar Rp2,4 juta. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara,” katanya.

Sementara pelaku di hadapan polisi mengaku tidak tahu rumah yang disatroninya milik anggota polisi. Seperti tindak kejahatan sebelumnya, dia hanya mencari sasaran rumah sepi yang ditinggal penghuninya.

“Saya menyesal, saya baru tahu kalau itu rumah pak polisi,” katanya.


Editor : Maria Christina