5 Fakta Terungkap di Sidang Vanessa, dari Sepi Job hingga Foreplay

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 24 April 2019 - 18:39 WIB
5 Fakta Terungkap di Sidang Vanessa, dari Sepi Job hingga Foreplay

Terdakwa kasus dugaan penyebaran konten asusila Vanessa Angel menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/4/2019). (ANTARA FOTO/Moch Asim)

SURABAYA, iNews.id – Lima fakta terungkap dalam sidang perdana artis Vanessa Angel dalam perkara prostitusi online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (24/4/2019). Fakta ini diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat dakwaan untuk artis FTV tersebut.

Pertama, artis Vanessa Angel terlibat dalam bisnis prostitusi ini karena sepi job. Fakta ini disampaikan JPU Dhini Ardani di depan majelis hakim. “Pada tanggal 12 November, terdakwa VA menghubungi Endang Suhartini (ES) alias Siska sebagai muncikari melalui WhatsApp,” kata Dhini.

Kedua, Vanessa butuh uang untuk merayakan ulang tahun. Karena kebutuhan ini, Artis VA pun mengambil jalan pintas dengan menjajakan diri melalui perantara muncikari ES.


BACA JUGA: Terungkap, Rian Pesan Vanessa Angel dan Avriellia Sekaligus Rp135 Juta


Ketiga, Vanessa sempat meminta tarif layanan seksnya dinaikkan, dari semua Rp40 juta menjadi Rp45 juta. Keempat, Vanessa juga meminta kepada muncikari Siska untuk merahasiakan pekerjaannya melayani tamu dari sang pacar.

Kelima, saat dilakukan penggerebekan di sebuah hotel, Vanessa dalam keadaan bugil. Sebagaimana penuturan JPU, saat itu Vanessa dan seorang pelanggannya tengah melakukan foreplay.

Pada sidang perdana ini, empat orang JPU hadir membacakan surat dakwaan. Para JPU mendakwa Vanessa atas tindakan prostitusi online dengan Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Seperti diketahui, artis Vanessa Angel ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Jatim atas kasus prostitusi online. Bintang FTV ini ditetapkan sebagai tersangka karena mendistribusikan gambar asusila berupa foto dan video untuk kepentingan prostitusi.


Editor : Maria Christina