718 ASN Pemprov Jatim Absen di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Ini Penyebabnya

Ihya' Ulumuddin · Senin, 10 Juni 2019 - 14:11 WIB
718 ASN Pemprov Jatim Absen di Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Ini Penyebabnya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyalami para ASN saat acara halalbihalal di hari pertama kerja usai libur Lebaran, Senin (10/6/2019). (Foto: iNews/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Hari pertama kerja pascalibur Lebaran, Senin (10/6/2019), sebanyak 718 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 22.900 ASN di jajaran Pemprov Jawa Timur (Jatim) tidak masuk. Namun, semuanya sudah menyampaikan keterangan yang jelas mengenai ketidakhadirannya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari jumlah ASN Pemprov Jatim yang tidak masuk tersebut, yang cuti sebanyak 201 orang dan ASN yang izin dengan alasan sah sebanyak 55 orang. Kemudian, ASN yang melaksanakan dinas luar sebanyak 395 orang, dan ASN yang tugas belajar sebanyak 67 orang.

Karena itu, Khofifah menilai kehadiran ASN di lingkungan Pemprov Jatim pada hari pertama kerja pascalibur Idul Fitri mencapai 100 persen. Seluruh ASN di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir dan mengikuti apel dalam rangka halalbihalal, tadi pagi.

“Kehadiran ASN hari ini 100 persen, kecuali yang sedang cuti. Alhamdulillah, ini adalah awal kedisiplinan yang baik,” kata Khofifah sesuai acara Halal Bihalal bersama ASN Pemprov Jatim, Senin (10/6/2019).

BACA JUGA:

Datang Kerja Paling Pagi, Pegawai BUMD Dapat Hadiah dari Wali Kota Magelang

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Banyak ASN Pemkab Jombang Terlambat Apel

Khofifah mengatakan, sejak dua hari lalu, pihaknya bersama wakil gubernur sudah berkoordinasi intens bersama Sekda Provinsi Jatim untuk memastikan kehadiran ASN di hari pertama kerja. “Kami terus mengingatkan lewat grup WhatsApp di semua OPD (organisasi perangkat daerah). Alhamdulillah tidak ada yang tidak hadir tanpa alasan,” katanya.

Sementara itu, di hari pertama masuk kerja usai libur panjang Lebaran, Khofifah mengajak seluruh ASN Pemprov di Surabaya dan Sidoarjo untuk bersilaturahmi dan halalbihalal di Kantor Gubernuran di Jalan Pahlawan. Khofifah menyebut acara itu bukan sekadar saling maaf-memaafkan, melainkan juga saling menyalurkan energi positif kepasa para ASN dan kepala OPD Pemprov Jatim.

“Lewat saling bersalaman, kita salurkan energi positif. Energi dari saya, Pak Wagub, seluruh OPD. Kami bersalam artinya ada energi yang mengalir,” katanya.

Dia berharap dengan adanya penyaluran energi positif ini, ada sinergitas di antara para ASN. Para ASN juga diharapkan termotivasi untuk meningkarkan dedikasi dalam bekerja.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan agar ke depan ada tradisi menyantuni anak yatim dan duafa di setiap kegiatan Pemprov Jatim. “Ini penting agar kita bisa sama-sama membangun kesalehan sosial,” katanya.

Sementara Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono mengatakan, ASN yang tidak hadir di hari pertama masuk kerja usai libur lebaran hanya 0,05 persen. “Yang tidak hadir 718 orang dari total 22.900 orang ASN kita. Semua ada izin yang jelas. Sedang yang tidak hadir tanpa alasan tidak ada,” katanya.


Editor : Maria Christina