Ada Indikasi Perpecahan Jelang Pemilu, Kapolda Jatim Kumpulkan Rektor

Ihya' Ulumuddin ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 20:57 WIB
Ada Indikasi Perpecahan Jelang Pemilu, Kapolda Jatim Kumpulkan Rektor

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat memberi sambutan di hadapan rektor se-Jatim, Jumat (7/12/2018). (Foto: iNews/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan mengajak seluruh rektor di provinsi ini turut menjaga situasi aman dan damai di Jatim. Ajakan ini disampaikan menyusul tingginya potensi gesekan di provinsi berpenduduk 39 juta ini, terutama menjelang Pemilu 2019.

Bahkan, Luki mensinyalir ada pihak tertentu di Jatim yang hendak memecah belah bangsa. “Itu kenapa selama 3,5 bulan ini saya berkeliling mengunjungi 37 pondok pesantren, ulama dan para tokoh di Jawa Timur,” kata Luki saat bertemu rektor seluruh Jatim di Polda Jatim, Jumat (7/12/2018).

Luki meyakini dengan membangun komunikasi bersama seluruh elemen, maka potensi gangguan bisa diredam sehingga situasi aman dan damai di Jawa Timur tetap terjaga. “Bangunan komunikasi ini penting. TNI-Polri dan semua lembaga lainnya merupakan kekuatan untuk menciptakan situasi yang kondusif di Jatim,” katanya.

BACA JUGA:

Kemendagri: Antisipasi Kerawanan dan Naiknya Suhu Politik Pemilu 2019

Penderita Gangguan Jiwa Bisa Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

Luki mencontohkan, isu mengenai pertikaian agama hingga Partai Komunis Indonesia (PKI) banyak muncul di awal tahapan Pemilu 2019. Bahkan, di media sosial, isu tersebut berkembang liar dan menyasar ke mana-mana. Dibutuhkan filter dari para tokoh dan pemangku kepentingan yang ada.

“Sebab, jika masyarakat tidak paham dan kurang bisa membaca situasi, tentu akan menimbulkan permasalahan,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya bersyukur, sejauh ini, Jatim dalam keadaan kondusif. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga tidak ada berunjuk rasa karena pemerintah sudah memberikan keleluasaan untuk menyampaikan pendapat.

“Saya harapkan para rektor juga ikut menjaga situasi aman ini. Mari bersama-sama menjaga Pilpres 2019 dalam keadaan aman sekaligus memberi sosialisasi pada mahasiswanya,” katanya.

Sementara itu, sejumlah rektor mengapresiasi upaya Polda Jatim tersebut. Mereka juga berkomitmen untuk ikut menjaga situasi aman di provinsi ini. Kendati demikian, mereka juga meminta semua pihak waspada karena gangguan bisa muncul sewaktu-waktu.

“Jangan meremehkan bahwa Jatim aman. Yang harus diwaspadai munculnya isu agama untuk kepentingan politik,” kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel, Masdar Hilmy.


Editor : Maria Christina