Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara karena Terbukti Langgar UU ITE

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 13:55 WIB
Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara karena Terbukti Langgar UU ITE

Ahmad Dhani tertunduk dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (11/6/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Ahmad Dhani divonis hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Meski putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 1,6 tahun penjara, Dhani langsung mengaku keberatan.

Dalam pembacaan putusan, majelis hakim menilai Ahmad Dhani terbukti bersalah melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo dengan hukuman 1 tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, R Anton Widyo Purnomo saat membacakan putusan, Selasa (11/6/2019).

BACA JUGA:

Terus Tertunduk, Ahmad Dhani Tampak Pasrah Hadapi Sidang Putusan di PN Surabaya

Lebih dari 100 Polisi Jaga Ketat Sidang Putusan Ahmad Dhani di PN Surabaya

Pada sidang tersebut, majelis hakim menyampaikan hal-hal yang meringankan terdakwa di antaranya, berlaku sopan dan kooperatif selama persidangan. Sementara hal-hal yang memberatkan, terdakwa mengaku tidak menyesali perbuatannya. Di luar itu, terdakwa merupakan calon anggota legislatif (caleg).

Terdakwa Ahmad Dhani yang keberatan atas vonis majelis hakim menganggap hakim tidak mempertimbangkan fakta persidangan yang ada.

“Ahli Undang-Undang ITE jelas mengatakan bahwa harus ada subjek hukum dalam perkara UU ITE. Tetapi, semua ini tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim,” katanya.

Ahmad Dhani sebelumnya didakwa telah melakukan pencemaran nama baik terkait dengan ujaran ‘idiot’ dalam video blog (vlog) yang disampaikannya di Hotel Mojopahit Surabaya, Agustus 2018 silam. Akibat ujaran tersebut, Dhani dilaporkan oleh kelompok ormas Bela NKRI ke Polda Jatim, hingga kasusnya masuk ke persidangan.

Dalam sidang dakwaan, jaksa mendakwa Ahmad Dhani melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sehingga terancam dihukum maksimal 6 tahun penjara.


Editor : Maria Christina