Aktivitas Gunung Bromo Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1 Km

Hana Purwadi ยท Senin, 21 Januari 2019 - 18:23 WIB
Aktivitas Gunung Bromo Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 1 Km

Gunung Bromo. (Foto: Okezone)

PROBOLINGGO, iNews.id - Aktivitas Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terus meningkat. Gempa vulkanik dalam yang biasanya terjadi satu kali dalam 24 jam kini meningkat menjadi tujuh kali. Warga diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar radius satu kilometer dari puncak kawah.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut, dengan statusnya saat ini, Gunung Bromo harus bebas dari aktivitas warga dan wisatawan.

Kepala PVMBG Pos Pantau Gunung Bromo Ahmad Subhan mengatakan, berdasarkan pantauan dari Pos Pengamatan Gunung Api Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Senin (21/1/2019) aktivitas kegunungan Gunung Bromo mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

“Alat seismograf memantau pada awal Januari 2019 kegempaan gunung ini meningkat tajam. Di mana, gempa tremor terus menerus terjadi di gunung ini. Sementara pada radius satu kilometer tercium bau belerang dalam kapasitas ringan hingga sedang,” kata Subhan.

Meski mengalami peningkatan, kata dia, status Gunung Bromo masih tetap pada level II atau Waspada. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

“Petugas PVMBG akan terus memantau perkembangan Gunung Bromo secara terus menerus. Gunung Bromo pada dasarnya aman dan tetap indah dikunjungi wisatawan asal masih mentaati rekomendasi yang telah ditetapkan,” timpalnya.

Karena, lanjut dia, masih banyak spot yang bisa memanjakan pengunjung melihat panorama alam seperti Puncak Mentigen, Great Wall Puncak Seruni Poin dan Pananjakan. “Cuaca yang sering hujan pengunjung disarankan membawa perlengkapan seperti jas hujan,” ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra