Asisten Rumah Tangga di Surabaya Terjepit Penggilingan Bumbu, Begini Kondisinya

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 06 November 2019 - 15:15 WIB
Asisten Rumah Tangga di Surabaya Terjepit Penggilingan Bumbu, Begini Kondisinya

Garis polisi. (Foto: AFP)

SURABAYA, iNews.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), terjepit penggilingan bumbu, pada bagian tangan kirinya. Akibatnya, dua jari perempuan asal Bojonegoro tersebut mengalami fraktur atau retak tulang yang cukup serius.

Peristiwa ini terjadi ketika korban, Safita (20), baru saja menggiling bumbu pecel di rumah majikannya di Jalan Dukuh Kupang Barat 107 Surabaya. Begitu selesai, dia mencoba membersihkan sisa bumbu di bagian lubang penggilingan. Namun dia lupa mematikan mesinya.

Seketika itu juga kelima jarinya masuk dan terjepit. Spontan Safita menjerit kesakitan. Beruntung peristiwa ini diketahui teman korban, sehingga mesin penggiling banbu langsung dimatikan.

BACA JUGA: Ibu Muda Bunuh Bayi dengan Mesin Cuci Ternyata ART di Rumah Mantan Wagub Sumsel

Hanya saja, kelima jari Safita terlanjur masuk dan tidak bisa dikeluarkan. Mereka pun memanggil petugas pemadam kebakaran (PMK) Kota Surabaya, untuk melakukan pertolongan.

Butuh waktu 30 menit bagi petugas untuk melepaskan kedua jari korban dari mesin penggilingan. Setelah itu, korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS. Angkatan Laut dr Ramelan, Surabaya.

"Petugas sempat kesulitan karena posisinya terjepit. Tetapi setelah 30 menit akhirnya berhasil," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Dedik Irianto, di Kota Surabaya, Jatim, Rabu (6/11/2019).

BACA JUGA: Kronologi Ibu Muda di Palembang Bunuh Bayi dengan Cara Dimasukkan dalam Mesin Cuci

Dedik mengatakan, dia sempat menggunakan sabun dan minyak goreng untuk mengeluarkan jari korban dari mesin penggilingan. Tujuannya agar mesin licin dan tangan korban bisa dikeluarkan. Namun, upaya tersebut gagal. Akhirnya, petugas menggunakan alat standart rescue, berupa spider (alat pembuka) dan berhasil.

Akibat insiden ini, Safita harus menjalani operasi, terutama pada dua jari manis dan jari tengah. Sebab, kedua jari ini mengalami retak cukup serius.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal