Atasi Pengangguran Terbuka, Khofifah Target Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,67 %

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 10 September 2019 - 19:20 WIB
Atasi Pengangguran Terbuka, Khofifah Target Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,67 %

Gubernur Khofifah saat membuka East Java Talent and Carrier Exhibition di ajang Jatim Expo 2019, Selasa (10/9/2019). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Khofifah Indar Parawansa menargetkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur (Jatim) di tahun 2024 mencapai 5,67 %. Capaian itu diyakini bisa menekan angka pengangguran terbuka.

“Kami memang punya target meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menurunkan angka pengangguran terbuka," ujar Khofifah, seusai membuka East Java Talent and Carrier Exhibition di Jatim Expo, Selasa (10/9/2019).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah pada awal 2019 mencapai 3,99 persen dari total penduduk sebanyak 39,45 juta Jiwa. Dari jumlah itu, masih didominasi lulusan SMK.

Data yang sama juga dipegang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim, bahkan lebih tinggi. Bappeda mencatat, angka TPT untuk SMK mendominasi yakni sebesar 6,84 persen.


“Karenanya kami siapkan milenial job center. Kami juga siapkan SMK pengampu atau pendaming SMK lain. Hal ini karena 50 persen SMK belum siapkan bengkel atau studio. Jadi mulai Juli tahun ini, sudah dicicil SMK pengampu untuk 5 sampai 6 SMK dengan jurusan serumpun,” ujarnya.

BACA JUGA: Mantan Gubernur Jatim Soekarwo Ditunjuk Jadi Staf Khusus Menko Perekonomian

Kepala Dinas Ketegakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Himawan menargetkan, hingga akhir tahun 2019, TPT bisa ditekan hingga 3,81 persen.

“Kami punya 10 Balai Latihan Kerja (BLK). Tanggal 19 September ini kami juga akan job fair di Singosari,” katanya.

Himawan optimistis, sampai akhir tahun bisa terus menekan angka pengangguran dengan mengadakan job fair di sejumlah daerah.

“Kami di Disnaker target, dalam setahun 120.000 pencari kerja dapat diterima. Selain itu juga memberangkatkan transmigrasi dan dengan millenial job center bisa menyerap banyak pekerja,” ujarnya.


Editor : Donald Karouw