Bantah Kasus Vanessa Rekayasa, Polisi Siap Hadapi Laporan Pengacara

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 30 April 2019 - 14:37 WIB
Bantah Kasus Vanessa Rekayasa, Polisi Siap Hadapi Laporan Pengacara

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera. (Foto: iNews/Rahmay Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id – Penyidik Polda Jatim menantang pengacara Vanessa Angel untuk membuktikan tudingan rekayasa dalam kasus prostitusi online. Pihak kepolisian mempersilakan pengacara Vanessa untuk melapor.

"Silahkan, ruangnya kan ada. Ruangnya mau dilaporkan ke Mabes Polri, kita hadapi," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (30/1/2019).

Pernyataan Barung ini disampaikan menanggapi tudingan pengacara Vanessa Angel, M Milano Lubis, bahwa kasus Vanessa merupakan rekayasa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

BACA JUGA: Bukti Lemah, Kuasa Hukum Minta Vanessa Angel Dibebaskan

Dia menyebut, pada bukti transfer (transaksi prostitusi) tidak ada nama Riyan Subroto, sebagai pengguna jasa Vanessa. Melainkan nama Herlambang Hasea. Dia menduga, Herlambang merupakan nama penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim.

Sementara Riyan Subroto hanya orang yang disewa untuk menjebak Vanessa. Atas tudingan ini, Barung tegas membantahnya, karena apa yang disampaikan Milano dalam persidangan, tidak benar.

"Mau dia praperadilan kita hadapi, mau dia menyampaikan ke media, maka kita counter lewat media juga, bahwa itu tidak benar,” katanya.

BACA JUGA: Sidang Prostitusi Online, JPU Diminta Hadirkan Pria Pengguna Vanessa

Meski demikian, Barung menegaskan bahwa pihaknya telah siap menghadapi laporan tersebut. Bahkan, kalau pengacara Vanessa meminta ada gelar perkara, nanti akan disiapkan kepolisian.

Sebelumnya, Pengacara Vanessa Milano Lubis menyebut ada rekayasa dalam kasus dugaan prostitusi online Vanessa Angel. Milano mengatakan kasus ini diada-adakan.

"Karena kita telah menemukan indikasi ada oknum Polda Jatim telah melakukan rekayasa perkara dalam kasus Vanessa ini," ujar Milano dalam persidangan di PN Surabaya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal