Bawa Molotov, Puluhan Massa People Power Masih Diperiksa di Polda Jatim

Rahmat Ilyasan · Selasa, 21 Mei 2019 - 00:30 WIB
Bawa Molotov, Puluhan Massa People Power Masih Diperiksa di Polda Jatim

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berbicara kepada salah satu rombongan massa yang akan mengikuti aksi people power di Surabaya, Senin (20/5/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 54 orang yang diduga massa aksi people power asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang kedapatan membawa bom molotov masih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Jawa Timur Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (20/5/2019) malam. Mereka menunggu kordinatornya diperiksa di ruang penyidik.

Puluhan orang tersebut masih menunggu koordinatornya diperiksa jajaran kepolisian. Puluhan santri tersebut ditempatkan di ruang salah satu di kantor Direskrimum.

Mereka mengaku menunggu ustaznya, yakni Ustaz Aziz selaku koordinator rombongan yang terdiri atas tiga mobil elf berisi 54 orang.

Sebelumnya, mereka mengaku menjemput kiainya di Bandara Juanda, namun hingga kini sang kiai belum menghampiri santrinya yang ada di Polda Jawa Timur.

“Belum tahu kapan pulangnya. Niat kami dari Madura hanya untuk menjemput pak kiai yang datang dari umrah. Tapi, nggak tahu kok situasinya jadi begini,” kata seorang santri, Aziz.

BACA JUGA:

Polda Jatim Amankan Bom Molotov dari Rombongan Massa People Power 22 Mei

Cegah Massa People Power, Tim Gabungan Razia Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 54 orang yang diduga akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi people power, 22 Mei di Kantor KPU Pusat diamankan Polda Jawa Timur dalam razia dan sweeping di pintu keluar Jembatan Suramadu. Setelah digeledah, petugas menemukan molotov di bagasi mobil.

Penemuan benda berbahaya ini terjadi saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap tiga rombongan mobil Elf berisi 54 penumpang di Jembatan Suramadu. Dari salah satu mobil itulah, polisi mencium bau menyengat, menyerupai bau minyak tanah sehingga ketiga mobil dibawa ke Mapolda Jatim.

“Ini baru saja diperiksa tadi. Ada kita lihat benda yang mencurigakan lagi didalami oleh tim penyidik dan nanti baru salah satu dari tiga kendaraan ini akan kita periksa satu persatu dari mana asal usul barang tersebut," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (20/5/2019).


Editor : Kastolani Marzuki