BPP Akhirnya Akui Prabowo-Sandi Kalah di Jawa Timur

Ihya' Ulumuddin · Kamis, 25 April 2019 - 19:59 WIB
BPP Akhirnya Akui Prabowo-Sandi Kalah di Jawa Timur

Ketua BPP Prabowo-Sandi, Soepriyatno saat menyampaikan keterangan pers tentang hasil Pilpres 2019 di posko pemenangan di Surabaya, Kamis (25/4/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi untuk Jawa Timur (Jatim) akhirnya mengaku kalah di provinsi ini. Berdasarkan hasil real count internal BPP, pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi kalah dari pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Meski mengaku kalah, mereka mengklaim selisih kekalahan tersebut tidak terlalu besar. BPP juga tidak menyebut angka persentase selisih yang dimaksud. Beberapa kali awak media menanyakan selisih kekalahan tersebut, politisi Partai Gerindra ini tidak menjawab.


BACA JUGA: Gerindra Jatim Minta Saksi Tidak Tanda Tangani Rekapitulasi Pilpres


Alasannya, dia hanya mendasarkan penghitungannya pada formulir C-1 asli. Sementara formulir itu saat ini masih banyak dipakai untuk penghitungan suara di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Kami memang kalah (di Jawa Timur). Tetapi tipis, kalah tipis, kalah tipis memang kita. Tetapi akan kita lihat, kita akan pelajari terus potensi penggelembungan suara sangat masif sehingga kita sekarang lebih mengutamakan mengumpulkan C1,” kata Ketua BPP Jatim Soepriyatno, Kamis (25/4/2019).

Soepriyatno menyebut ada banyak kecurangan sehingga pasangan Prabowo-Sandi kalah di Jatim. Namun, Ketua DPD Gerindra Jatim ini tidak menunjukkan bukti kecurangan yang dimaksud.

“Karena banyaknya kecurangan-kecurangan, kita ini sekarang pusing. C1 yang semestinya sudah masuk di Badan Pemenangan Daerah dan Badan Pemenangan Provinsi ini belum sampai karena masih dipakai untuk penghitungan di kecamatan. Karena banyak kecamatan melakukan penghitungan ulang,” katanya.

Pengakuan BPP Prabowo-Sandi ini sekaligus membantah klaim mantan Ketua MPR RI Amien Rais, bahwa Prabowo-Sandi menang di Jatim. Dalam video blog (vlog) yang beredar beberapa waktu lalu, Amien mengklaim Prabowo menang di atas 50 persen di provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak kedua di Indonesia itu.

“Bukan quick count lagi, tapi real count tiga lembaga yang terakreditasi oleh Bawaslu mengatakan 02 menang di Jawa Timur, bukan hanya Madura, bukan Banyuwangi, bukan Situbondo, tetapi seluruh Jawa Timur kita menang 50 persen lebih.”

“Jadi Joko (Jokowi) ini cuma menang di Jawa Tengah, Bali, NTT, kemudian daerah kecil-kecil, Jogja juga menang, lainnya Alhamdulillah kalah semua,” kata Amien dalam vlog tersebut.


Editor : Maria Christina