Cawapres KH Ma'ruf Amin Minta Warga Kota Palu Sabar Menghadapi Musibah

Antara ยท Sabtu, 29 September 2018 - 14:17 WIB
Cawapres KH Ma'ruf Amin Minta Warga Kota Palu Sabar Menghadapi Musibah

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memberi sambutan saat kunjungan di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (29/9/2018). (Foto: Antara)

SIDOARJO, iNews.id - Calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta kepada masyarakat Palu dan sekitarnya supaya bersabar menghadapi musibah, menyusul adanya bencana gempa bumi yang wilayah tersebut pada Jumat (28/9/2018).

"Mudah mudahan masyarakat di sana (Palu) diberikan kesabaran dan harapan tinggi serta tidak putus asa," katanya saat mengunjungi Pondok Pesantren Bumi Shalawat di Sidoarjo, Jatim, Sabtu (29/9/2018).

Dia juga berharap, mudah-mudahan pemerintah juga melaksanakan tindakan nyata yakni tanggap darurat untuk mengatasi kesulitan rakyat Palu dan sekitarnya. "Mudah-mudahan masyarakat diberikan kesabaran dan memiliki harapan yang kuat atas musibah ini," ujarnya.

Pada kunjungannya ke Bumi Salawat Sidoarjo, Ma’ruf Amin menjelaskan, pihaknya menyiapkan skema pembangunan ekonomi bangsa yang disebutnya sebagai "Arus Baru Ekonomi Indonesia". Konsep ini yang akan memperkuat kerja Presiden Joko Widodo untuk membawa ekonomi Indonesia semakin maju.

BACA JUGA: 

Tsunami Terjang Pesisir Kota Palu, Warga Panik

Gempa 7,7 SR Guncang Sulteng dan Sulbar, Berpotensi Tsunami

Korban Tewas Gempa Donggala dan Palu Diperkirakan Capai Ratusan Jiwa


"Kami ingin membangun skema ekonomi baru yang lebih adil dan menyejahterakan. Dalam konsep lama, ada teori 'trickle down effect' yang mengasumsikan pertumbuhan ekonomi menetes ke bawah. Tapi kemudian tidak menetes. Sekarang kita balik dari bawah ke atas dengan umat sebagai fokus utama pembangunan kesejahteraan bangsa," ucapnya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer timur laut Donggala.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara, dan Kota Palu bagian barat. Peringatan dini tsunami itu pun telah diakhiri sejak Jumat (28/9) pukul 17.36 WIB.


Editor : Himas Puspito Putra