Cegah Longsor, Caleg Perindo Reboisasi Lahan Kritis di Jember

Bambang Sugiarto ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 21:35 WIB
Cegah Longsor, Caleg Perindo Reboisasi Lahan Kritis di Jember

Caleg DPR dari Partai Perindo Arifin seusai menanam pohon di lahan kritis Desa Curah Takir, Tempurejo, Jember. (Foto: iNews.id/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Hujan yang terus mengguyur kawasan Jember, Jawa timur menyebabkan beberapa lereng pegunungan maupun tanggul kerap terjadi longsor akibat tidak adanya tanaman keras.

Mengantisipasi bencana itu, caleg dan kader Partai Perindo dan warga pun bergotong royong dengan melakukan kampanye menanam tanaman keras baik di pekarangan rumah, pegunungan, dan hamparan lahan yang dianggap kritis.

Salah satu lokasi reboisasi yakni, kawasan pegunungan di Desa Curah Takir, Kecamatan Tempurejo. Wilayah ini dipilih karena merupakan salah satu kawasan yang sangat rentan terjadinya longsor. Hal itu terlihat dari beberapa lereng gunung yang banyak ditanami tanaman tumpang sari. Sehingga jika hujan turun dengan deras bukan tidak mungkin kawasan tersebut terjadi longsor.

Caleg DPR dari Partai Perindo, Arifin mengatakan, reboisasi ini dilakukan simpatisan dan kader Perindo bersama warga dengan menanam tanaman keras seperti mahoni, sengon, maupun jati.

“Diharapkan dengan menanam tanaman keras, kawasan tersebut aman dari bahaya longsor karena air hujan yang turun langsung diserap oleh akar-akar tanaman,” katanya, Rabu (23/1/2019).

BACA JUGA:

Cegah Politik Uang, Caleg Perindo Jambi Minta Warga Jangan Jual Suara

Bekali Caleg Perindo di Malang, HT: Bangun Pariwisata Harus Menyeluruh

Berstatus KLB DBD, Caleg Perindo Fogging 3 Daerah Pelosok di Sragen

Selain menanam tanaman keras, kata dia, kader Perindo juga bergotong royong membenahi jalan rusak sepanjang 2 kilometer di kawasan desa tersebut yang kerap menyebabkan kecelakaan.

Seorang warga, Mahfud menuturkan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak dua tahun lalu namun hingga kini belum ada penanganan. “Kami berterima kasih kepada Partai Perindo yang telah peduli memperbaiki jalan rusak ini,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki