Cuaca Ekstrem, 6 Kapal Besar Terdampar di Laut Jawa Tuban

Pipiet Wibawanto · Jumat, 25 Januari 2019 - 11:13 WIB
Cuaca Ekstrem, 6 Kapal Besar Terdampar di Laut Jawa Tuban

Kapal terdampar di perairan laut Kabupaten Tuban, Jatim. (Foto: iNews/Pipiet W).

TUBAN, iNews.id - Cuaca ekstrem yang melanda perairan laut utara Jawa menyebabkan banyak kapal terdampar. Saat ini terhitung sudah ada enam kapal di perairan Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim).

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Brondong-Lamongan, Ferry Agus Satrio, meninjau enam kapal terdampar di sana untuk merencanakan evakuasi kapal-kapal terdampar tersebut.

"Posisi kapal terdampar ini ada di sekitar pelabuhan PT Semen Indonesia dan dermaga milik PT Holcim," kata Ferry kepada wartawan di kawasan Pantai Tuban, Jatim, Jumat (25/1/2019).

BACA JUGA: 3 Korban Kapal Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Tewas, 9 Hilang

Menurut dia, kapal-kapal ini sebenarnya tidak dalam posisi berlayar, melainkan berlabuh. Tapi karena kondisi cuaca yang ekstrem membuat kapal-kapal ini hanyut terbawa arus ombak hingga ke daerah tersebut.

"Karena gelombang sekitar 5-6 meter, jadi kapal-kapal ini terdampar," kata dia.

Terdamparnya enam kapal ini dikarenakan putusnya tali jangkar saat berlabuh. Enam kapal yang terdampar itu, terdiri dari lima kapal tongkang yang bermuatan batu bara, dan satu kapal kargo pengangkut semen. Hingga kini belum ada evakuasi terhadap kapal-kapal itu, karena kondisi cuaca.

BACA JUGA: Kapal Tanker dan Kapal Pipa Laut Tabrakan, 22 Penumpang Dievakuasi

Kapal-kapal tersebut yakni, kapal tongkang batu bara KSA Emerrald 02-BG.ATK 311, kapal tongkang batu bara ATK 2010-BG MN 385. Kemudian, kapal tongkang batu bara KSA 57- BG. RMN 388.

Selain itu, kapal tongkang batu bara Kompas 02- BG. BAIDURI 30368, kapal tongkang batu bara Entebe STAR 29-BG. FINANCIA 59 dan kapal kargo FELYA pengangkut semen BAG.

Saat ini petugas dari sahbandar KUPP Brondong-Lamongan masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait serta pihak perusahaan. Mereka mendorong agar segera ada evakuasi terhadap kapal-kapal terdampar itu.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal