Curi Uang Ratusan Juta, Mahasasiswi PTN di Malang Ditangkap Polisi

Saif Hajarani ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 17:12 WIB
Curi Uang Ratusan Juta, Mahasasiswi PTN di Malang Ditangkap Polisi

Siska Zumrotul Fauziah, mahasiswi PTN di Malang yang jadi tersangka pencurian uang saat ditangkap petugas Polsek Singosari. (Foto: iNews.id/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id - Siska Zumrotul Fauziah, mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Malang, Jawa Timur ditangkap polisi karena diduga telah mencuri uang ratusan juta rupiah di salah satu pondok pesantren (ponpes) di daerah tersebut.

Pelaku diketahui jadi buronan polisi sejak sepekan lalu setelah aksinya terekam kamera CCTV. Belakangan diketahui, pelaku bersembunyi di Desa Selogabus, Kabupaten Tuban. Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sisa uang tunai sebesar Rp146,5 juta, ponsel, tas baru, masker, sandal, sepatu, motor, dan kartu ATM.

Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono mengatakan, awalnya tersangka akan mencuri di pondok pesantren lain di kawasan Singosari, namun karena kesulitan akses masuk ke dalam ponpes tersangka beralih ke Ponpes Islahiyah.

Di dalam kantor administrasi, kata Supriyono, tersangka lalu mencari lokasi penyimpanan uang dan mengambil uang sebesar Rp213 juta. “Tersangka sempat membelanjakan uang curian untuk kebutuhan pribadi, seperti tas, baju, sepatu, serta transfer tunai,” katanya, Rabu (20/2/2019).

BACA JUGA:

Beraksi 45 Kali, Pencuri Berkedok Pegawai PLN Ditangkap Polisi

Spesialis Pencuri Kambing di Pantura Jawa Diamankan Polisi

Selama di persembunyian, kata Supriyono, tersangka takut usai rekaman kamera pengawas pondok telah mengidentifikasi dirinya dan ramai di media sosial. Dia pun sempat mengirimkan kembali uang curian sebesar Rp146 juta dan membuang sebagian barang bukti.


“Dari hasil penyelidikan, tersangka sebelumnya sempat berurusan dengan polisi karena mencuri laptop di kawasan Sukun Kota Malang,” katanya.

Kepada penyidik, Siska mengaku menyesal telah mencuri uang di ponpes. “Menyesal. Uangnya saya pakai buat belanja,” ucapnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki